My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Ratusan Layang-layang Mengudara di Pantai Padanggalak Sanur

14 Juli
03:48 2008

Gentry Amalo –indosmarin.com

Denpasar – Ratusan layang-layang sejak Jumat lalu menghiasi langit Pantai Padanggalak, Sanur, Bali. Layang-layang dalam beragam jenis dan ukuran ini mengudara dalam kegiatan “Bali Kite Festival (BKF)” ke-30. Festival ini merupakan festival tahunan, dan untuk tahun ini hanya akan berlangsung mulai 11-13 Juli 2008.

Ratusan layang-layang ini, sebagian besar berasal dari peserta lokal Bali yang mencapai sekitar 739 buah, sisanya dari daerah lain dan beberapa negara di dunia.

Ketua Festival Layang-layang Bali, I Gusti Putu Rai Adnyana, di Denpasar, Jumat mengatakan, sedikitnya sebelas negara ambil bagian untuk eksibisi dalam kegiatan ini. Mereka adalah para pencinta layang-layang asal Australia, Rusia, Taiwan, Selandia Baru, Philipina, Malaysia, Jerman, Amerika Serikat, Jepang, India, dan China. “Peserta dari luar negeri itu akan tampil di nomor layang-layang kreasi, sementara layang-layang tradisional ditampilkan peserta dari dalam negeri,” ujarnya.

Untuk layang-layang tradisional, ditetapkan tiga jenis yang disertakan dalam festival yakni Janggan, Pecukan, dan Bebean. Sementara layang-layang kreasi, bentuk dan modelnya diserahkan sepenuhnya kepada para peserta. Tidak seperti tahun sebelumnya yang diikuti ribuan layang-layang, untuk tahun ini jumlah peserta lokal mengalami penurunan.

Menurut Adnyana turunnya jumlah peserta tahun ini lebih disebabkan kesibukan warga Bali terkait Pilkada yang baru berlangsung dua hari lalu. “Dua hari lalu warga disibukkan dengan kegiatan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Dalam pekan ini juga ada berbagai kegiatan upacara adat seperti upacara Pitra Yadnya,” katanya. Oleh karena itu perkumpulan layang-layang di tingkat banjar (dusun) yang dulunya bisa mengikutsertakan layang-layangnya hingga tiga buah, karena kesibukan, mereka hanya mengirim satu buah(*)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.