My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Para Peserta Rip Curl Cup 2018, Bersiaga Menanti Ombak Besar

 Breaking News
18 Juli
01:49 2018
Para Peserta Rip Curl Cup 2018, Bersiaga Menanti Ombak Besar

Jimbaran – Gelombang terbesar yang hanya datang beberapa tahun sekali akan menghantam Bali tepat pada saat babak Final Rip Curl Cup 2018 di Padang Padang akan dimulai.

Ketua penyelenggara sedang mempersiapkan kemungkinan untuk menyelesaikan putaran terakhir dari kompetisi ini pada Kamis pagi (19/7) di Padang Padang. Para peserta juga harus bersiap-siap pada Kamis pukul 7 pagi waktu setempat untuk kemungkinan dimulainya babak Semifinal kompetisi surfing terbesar ini.

Menurut peramal resmi untuk acara ini, Surfline, badai yang sangat besar dan intens telah menghantam Samudera Hindia dalam kurun waktu 24-48 jam terakhir. Satelit telah mengukur luas angin sebesar 40-50 knot dengan perkiraan ketinggian laut dikisaran 40-50 kaki, dan bahkan ada satu lintasan yang menunjukkan ketinggian laut mendekati 55 kaki. Pada titik ini, Surfline menyerukan kepada Padang Padang untuk melihat “gelombang ombak yang kuat (10-12 kaki) pada hari Kamis, dengan kumpulan ombak maksimal pada hari itu mencapai 15 kaki.”

Setelah menyelesaikan Putaran 1 dan 2 dan menguras semua gulungan ombak di Padang Padang pada hari Minggu, delapan peselancar tetap bertahan dalam perjalanan mereka untuk memenangkan Rip Curl Cup 2018 dan menjadi surfer kesembilan yang meraih sang piala dalam sejarah 15 tahun kompetisi ini berlangsung.

Juara bertahan dan pemuda lokal asal Padang Padang Mega Semadhi tetap menjadi salah satu favorit dan berpeluang untuk memenangkan kompetisi ini dan akan berusaha untuk menjadi satu-satunya tiga kali juara dalam sejarah Rip Curl Cup.

Menurut Semadhi, gelombang super yang akan datang ini sepertinya tidak ada siapa pun yang pernah melihat sebelumnya di Padang Padang.

“Ombak ini kelihatan sangat mengerikan, Saya belum pernah melihat gelombang ombak sebesar itu di grafik – gelombang ombak setinggi 4,1, 4,3 meter dalam 20 detik? Saya hanya khawatir rumah pantai saya di Bingin akan hanyut!” terang Semadhi.

Salah satu yang menonjol pada putaran pembukaan adalah Jacob Willcox, 21, dari Australia Barat, yang memenangkan kedua putaran secara berturut-turut dan berhasil menganyam beberapa gulungan ombak panjang melintasi terumbu karang Padang Padang yang surut.

“Ombaknya terlihat sangat besar, jadi kita mempunyai banyak kesempatan dan saya berpikir pasti kita akan menyelesaikan kompetisi ini di salah satu hari tersebut. Hanya masalah bagaiman kita menemukan hari dan saat yang tepat dan semoga semuanya datang secara bersamaan.” papar Willcox. (RipCurl/ Gentry Amalo)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *