My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Para Peselancar Rip Curl Berkumpul di Bali

 Breaking News
02 Juli
06:04 2018
Para Peselancar Rip Curl Berkumpul di Bali

Kuta – Sederetan peselancar handal baik dari dalam dan luar negeri Minggu (1/7) berkumpul di pantai Padang Padang Jimbaran, Bali untuk menghadiri upacara pembukaan Rip Curl Cup 2018. Para peselancar yang hadir ini berasal dari beberapa negara seperti Irlandia, Australia, dan Brasil. Mereka hadir secara khusus diundang untuk ikut berdoa agar kompetisi ini berjalan dengan aman.

Para peselacar ini juga bisa mengetahui siapa yang akan mereka lawan diputaran 1 dan 2. Pada Rip Curl Cup 2018 ini, tidak akan ada peselancar yang tersingkir setelah putaran pertama. Sebaliknya, dua skor tertinggi yang mereka dapat dari putaran 1 dan 2 akan digabungkan. Kedelapan peselancar dengan total dua ombak tertinggi dari putaran 1 dan 2 yang akan melanjutkan ke semifinal.

“Bagi saya, itu semua adalah keberuntungan,” kata Lee Wilson peselacar asal Indonesia yang telah  dua kali menjuarai Rip Curl Cup .

Lee Wilson juga menambahkan bahwa semua orang di acara ini sangatlah luar biasa, dan jika kompetisi ini mulai, ombaknya akanlah luar biasa, jadi tinggal kita lihat saja kapan ombak itu akan datang. Ombak itulah yang memilih sang juara.

Para penonton berkumpul di Padang Padang untuk menyaksikan penampilan dan bertemu dengan ke-16 surfer yang diundang – 8 surfer terbaik dari Indonesia dan 8 surfer top dunia. Upacara pembukaan ini menandai hari pertama dari periode tunggu yang berlangsung selama satu bulan penuh, yaitu tanggal 1 Juli hingga 31 Juli 2018 dan ini berarti bahwa ke-16 surfer yang telah diundang harus bersiap-siap untuk berada di Padang Padang dalam waktu 24 jam saat ketua penyelenggara memutuskan untuk menyalakan lampu hijau.

Upacara pembukaan diakhiri dengan pertunjukan tari tradisional Kecak, untuk meminta para dewa di Bali agar memberikan izin untuk mengadakan kontes di tempat suci ini dan untuk membanjiri Padang Padang dengan ombak yang besar selama masa tunggu berlangsung.

Surfing (berselancar) dan sepak bola adalah dua olahraga terbesar di negara saya. Semua orang menonton Brasil di Piala Dunia saat ini, berharap mereka bisa memenangkan kembali gelar itu. Akan menjadi impian saya untuk bisa membawa pulang piala Rip Curl Cup yang indah ke Brasil di saat yang sama.” kata peselancar asal Brasil, Bruno Santos.

Menurut ramalan Surfline sebagai peramal resmi dari acara ini, beberapa gelombang ombak untuk Rip Curl Cup sudah terlihat dikaki langit dan gelombang pertama akan dijadwalkan tiba untuk menghantam Padang Padang sekitar tanggal 5 – 8 Juli.

Menurut Surfline, “Gelombang yang tumpang tindih ini akan mengarah ke selatan sebanyak 200 derajat, dan sebagian akan membayangi Padang Padang.”

Gelombang kedua dengan ombak yang lebih signifikan untuk kompetisi ini akan diperkirakan menghantam Bali sekitar tanggal 13-14 Juli, “Dengan potensi gelombang ombak Barat Daya yang kuat dan panjang” dari arah barat yang ideal untuk Padang Padang sekitar 225-210 derajat.(Rip Curl/ Gentry Amalo)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *