My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Kerusakan Karang Indonesia 90 Persen Dampak Kegiatan Manusia

29 Juli
13:18 2008
Kerusakan Karang Indonesia 90 Persen Dampak Kegiatan Manusia

Muliarta – Indosmarin.com
Denpasar
– Indonesia merupakan negara yang memiliki kawasan terumbu karang terluas di dunia, yakni mencapai 51.000 kilometer persegi atau 20 % dari luas terumbu karang dunia. Namun lima puluh persen terumbu karang di Indonesia, dinilai dalam kondisi rusak parah.
Lembaga Concervation International (CI) melaporkan 90 persen kerusakan terumbu karang di Indonesia akibat kegiatan manusia. Seperti kegiatan pengeboman ikan, penggunaan sianida, polusi dan pencemaran laut. Hal ini diungkapkan koordinator program kelautan CI Mark Erdmann dalam keterangannya disela-sela Lokakarya Penggiat Pendidikan Konservasi Laut di Denpasar Bali (29/7).
Mark menyebutkan akibat kerusakan terumbu karang ini telah mengakibatkan ikan karang tidak lagi memiliki tempat berkembang biak dan mencari makan. Akibatnya, populasi ikan karang Indonesia mengalami penurunan hingga 10 persen pertahun. Populasi ikan karang Indonesia kini diprediksikan hanya mencapai 40 persen.
“Ikan-ikan karang dan penyu sangat tergantung pada karang, karang ini menjadi rumah. Kalau karang sudah mulai rusak akibat pemanasan global atau dari pemboman atau dari apa saja, secara otomatis ikan dan penyu akan hilang karena mereka tidak punya tempat” jelas Mark Erdmann.
Mark menyampaikan penurunan populasi ikan karang telah terjadi sejak tahun 1970 dan semakin menurun drastis ditahun 1990. Menurut Mark, kerusakan trumbu karang juga menyebabkan peningkatan abrasi di beberapa pantai di Indonesia(*)

Tags
Share

1 Komentar

  1. WAYAN
    WAYAN November 21, 09:27

    aduh jangan rusak rumah kami kata sang raja makhluk hidup di lautan!!!!!

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.