My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

BPS Maluku: Nilai Ekspor Meningkat

 Breaking News
03 Juli
05:12 2018
BPS Maluku: Nilai Ekspor Meningkat

Ambon – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat pada Mei 2018 realisasi ekspor Maluku mencapai 0,98 juta dolar AS, mengalami peningkatan sekitar 399,79 persen dibanding ekspor pada April 2018.

“Ekspor Maluku pada bulan Mei berasal dari sektor non-migas yakni dari kelompok ikan dengan negara tujuan Jepang dan Amerika Serikat,” terang Kepala BPS Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk di Ambon, Selasa.

Pada bulan Mei, ekspor Maluku ke Jepang sebesar 0,47 juta dolar dan ke Amerika Serikat sebesar 0,51 juta dolar, jika dibanding dengan April maka dapat dikatakan terjadi peningkatan.

Seperti yang dilansir AntaraNews.com, secara kumulatif nilai ekspor Maluku Januari sampai dengan Mei 2018 sebesar 2,33 juta dolar atau mengalami penurunan sebesar? 87,17 persen dibanding periode yang sama tahun 2017.

Menurut Dumangar Hutauruk, selama periode Januari-Mei 2018 Maluku melakukan ekspor ke negara Asia lainnya yaitu Hongkong dan Jepang masing-masing sebesar 0,18 juta dolar dan 0,75 juta dolar, kemudian Singapura dan Viet Nam masing-masing 0,31 ribu dolar dan 87,07 ribu dolar.

Sedangkan nilai ekspor komoditi asal Maluku yang diekspor dari pelabuhan luar Maluku pada Mei 2018 mencapai 1,73 juta dolar atau menurun 41,70 persen dibanding April 2018.

Untuk perkembangan impor Maluku pada bulam Mei 2018 yang mencapai 38,55 juta dolar atau terjadi penurunan sekitar 2,20 persen?dibanding impor April?2018 sebesar 39,42 juta dolar.

“Secara komulatif nilai impor Maluku Januari-Mei 2018 mencapai 211,06 juta dolar atau meningkat 94,01 persen dibanding periode yang sama tahun 2017,” imbuh Dumangar Hutauruk.

Selama kegiatan impor Maluku Januari-Mei 2018 negara impor Maluku adalah Singapura, Malaysia dan Republik Jerman, dimana impor terbesar berasal dari Singapura dengan nilai mencapai 171,49 juta dolar.

Sedangkan komoditi yang diimpor selama Januari-Mei 2018 berasal dari sektor migas dan non migas. Komponen migas masih menjadi sektor utama impor Maluku.

Dumangar menambahkan, komoditias migas yang diimpor pada periode Januari-Mei 2018 adalah bahan bakar mineral yakni minyak ringan dan preparatnya-tidak dicampur, minyak ringan dengan preparatnya dari RON-tidak dicampur serta minyak bahan bakar.(AntaraNews)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *