My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Bangkai Kapal Ikan Misterius Timbulkan Masalah Baru

21 Juli
20:11 2008

Gentry Amalo – indosmarin.com

Pecatu – Kapal ikan Taiwan yang terdampar secara misterius sepekan lalu, kini menimbulkan masalah baru. Selain belum terungkap penyebab terdamparnya kapal berbobot 98 GT ini, bau tidak sedap yang berasal dari sisa bangkai ikan dan minyak pelumas yang tumpah pun tercium hingga radius ratusan meter.

Tim dari Yayasan Reefcheck Indonesia pun, Jumat (18/07) sempat turun ke lokasi terdamparnya kapal ikan bernomor lambung BJ 4699 ini. Ditemui di lokasi terdamparnya kapal, Naneng Setiasih, mengatakan bahwa tumpahan oli dan sisa bahan bakar kapal belum pada tahap mengkhawatirkan, sehingga pihaknya merasa tidak perlu melakukan penanggulangan bencana untuk menyelamatkan terumbu karang disekitar lokasi kejadian.

Menurut Naneng dari pantauan Reefcheck Indonesia, sisa bahan bakar minyak di dalam lambung kapal tidak lebih dari dua ratus liter. “Jumlah BBM dan pelumas sebanyak ini tidak akan merusak ekosistem terumbu karang yang ada di sekitar lokasi terdamparnya kapal”, ujar Naneng kepada indosmarin.com.

Selanjutnya, menurut Naneng bahwa tumpahan minyak pelumas dan bahan bakar ini akan bersih dengan sendirinya, tergantung dari pasang surutnya air laut.

Sementara, para peselancar yang kerap menggunakan lokasi pantai Padang-padang sebagai tempat bermain surfing merasa terganggu akibat terdamparnya kapal ikan ini. Menurut Ivonne, salah satu pegiat surfing di Bali, kendati kapal tersebut sudah terbawa arus hingga kandas di tepian karang, namun dikhawatirkan akan mencelakai para peselancar yang sudah terbiasa berselancar di pantai ini. Selanjutnya Ivonne mengimbau agar polisi perairan atau pihak yang berwenang segera memindahkan bangkai kapal ikan ini secepatnya(*)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.