My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Abrasi Pantai Di Bali Semakin Parah

07 Juli
00:23 2008

Muliarta – indosmarin.com
Denpasar
– Abrasi pantai di Bali terutama di pantai-pantai wilayah selatan Bali cukup mengkhawatirkan. Hasil penelitian Program Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan Universitas Udayana menyebutkan tingkat abrasi di Pantai Lebih Gianyar mencapai 50 meter pertahun. Data ini menunjukkan abrasi yang terjadi di Pantai Lebih merupakan abrasi terparah di Bali. Selain Pantai Lebih, beberapa pantai yang juga mengalami abrasi yang cukup parah yaitu Pantai Kusamba Klungkung dan Pantai Padanggalak Sanur.
Dibandingkan pantai-pantai lainnya Pantai Sanur Kauh Denpasar merupakan pantai yang mengalami abrasi paling ringan, yaitu 3 meter pertahun. Selama ini reklamasi Pulau Serangan disebut-sebut sebagai salah satu penyebab semakin parahnya abrasi pantai di selatan Bali.
Peneliti Program Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan Universitas Udayana Bali Gede Yasada ST, mengungkapkan abrasi terjadi secara umum akibat perubahan arus laut. Dimana perubahan arus ini sebagai akibat dari reklamasi, kerusakan trumbu karang, pencarian pasir ilegal, pembabatan hutan bakau dan munculnya bangunan-bangunan disepadan pantai.
Yasada menyebutkan abrasi yang terjadi di pantai selatan Bali selama ini juga dipicu oleh tingginya sedimen dari aliran sungai. Seperti salah satunya tingginya aliran sediman pada aliran Tukad (Sungai) Unda Klungkung pada musim hujan. “Sedimen itu akan meluncur ke arah laut dan membelokkan arah arus sehingga pantai di Gianyar yang paling parah abrasinya, karena arusnya dibelokkan oleh sedimen aliran sungai Tukad Unda?” papar Yasada.
Yasada merekomendasikan kepada Dinas Pekerjaan Umum daerah Bali untuk segera membangun pemecah ombak guna menghindari kerusakan yang lebih parah. Namun yang lebih penting menurut Yasada adalah perlunya menjaga kelestarian terumbu karang dan hutan mangrove di sekitar pantai. Menanggapi rekomendasi tersebut, diakui Ketua Badan pengelolaan Dampak Lingkungan Daerah atau Bapedalda Bali Gede Wardhana menyatakan hampir 30 persen kerusakan pantai akibat abrasi telah ditangani oleh Pemerintah Daerah Bali. Tetapi Wardhana mengakui proses perbaikan belum berjalan maksimal.

Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *