My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Wisatawan Nusantara Mulai Minati Wisata Bahari Pulau Tikus

 Breaking News
06 Februari
12:33 2017
Wisatawan Nusantara Mulai Minati Wisata Bahari Pulau Tikus

Bengkulu – Wisatawan nusantara mulai minati wisata bahari di Pulau Tikus, hal ini ditandai dengan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan nusantara ke pulau yang berjarak sekitar 10 mil laut dari Kota bengkulu tersebut.

“Permintaan paket wisata Pulau Tikus terus meningkat, terutama saat akhir pekan dan syaratnya cuaca perairan Bengkulu mendukung,” papar Feri Vandalis, Wakil Direktur Wahana Mitra Karya, penyedia jasa wisata ke Pulau Tikus, Feri Vandalis di Bengkulu, Senin.

Menurut Feri wisata bahari di pulau yang memiliki daratan hanya 0,6 hektare itu diminati pengunjung karena lokasinya sangat dekat dari Kota Bengkulu. Hanya perlu berlayar 40 menit menggunakan perahu nelayan atau kapal khusus wisata untuk menuju pulau.

Selain itu, daratan pulau yang hanya 0,6 hektare dan ditopang terumbu karang seluas 200 hektare membuat objek wisata yang ditawarkan dapat dieksplor dalam satu hari.

“Sebagian besar pengunjung mengambil paket kunjungan selama sehari, berangkat pagi pulang sore,” terangnya.

Dalam laman AntaraNews disebutkan bahwa beragam aktivitas dan fasilitas yang disediakan bagi para wisatawan selain transportasi dan makan adalah peralatan selam permukaan atau snorkling, foto bawah air hingga paket menyelam yang mulai disiapkan.

Pengunjung cukup membayar Rp200 ribu per orang dengan jumlah minimal 10 orang untuk setiap keberangkatan.

Pengunjung wisata Pulau Tikus, Yayan mengatakan wisata bahari menjadi pengalaman unik karena dapat berinteraksi lebih dekat dengan ekosistem perairan.

“Biasanya wisata di pinggir pantai hanya menikmati laut dari pinggir, tapi di Pulau Tikus kita bisa berinteraksi dengan biota laut lewat snorkling,” katanya.(Antara)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS