My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Wisata Bahari Dominasi Penyebab Kerusakan terumbu Karang di Bali

03 September
20:18 2008
Wisata Bahari Dominasi Penyebab Kerusakan terumbu Karang di Bali

Muliarta – indosmarin.com

Sanur – Hasil pantauan yang dilakukan lembaga konservasi internasional, The Nature Conservation (TNC) dilaporkan bahwa kerusakan trumbu karang di Bali lebih dominan disebabkan oleh kegiatan wisata bahari. Kondisi ini diakui Project Leader TNC untuk Nusa Penida Marthen Welly di Sanur (3/9).

Menurut Marthen masih banyak pelaku wisata bahari yang kurang peduli akan kelestarian lingkungan dan hanya mengejar keuntungan ekonomis semata. “Masih banyak pelaku wisata bahari yang belum peduli pada lingkungan, contoh di Nusa Penida dari dua lokasi penyelaman dalam satu hari bisa terdapat 17 speed boat disana. Dari 17 speed boat hanya dua yang tertambat di mooring buoy maka yang lainnya pasti buang jangkar” kata Marthen Welly.

Marthen menyebutkan selain akibat aktivitas wisata bahari kerusakan terumbu karang di Bali juga disebabkan oleh penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan dan pembuangan limbah yang bermuara ke laut.

Menurut Marthen trend kerusakan terumbu karang di Bali juga disebabkan oleh pembangunan yang marak terjadi di wilayah pesisir terutama pembangunan hotel dan fasilitas pariwisata lainnya.

Berdasarkan data TNC, dari sekitar  65 kilometer persegi kawasan terumbu karang di Bali tercatat 30% diantaranya dinyatakan dalam kondisi rusak. Data TNC mengungkapkan terumbu karang yang kondisinya paling baik berada di kawasan Pulau Nusa Penida. Dimana dari 1200 hektar kawasan trumbu karang di Nusa Penida 75 persen diantaranya dalam keadaan baik(*)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS