My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Warga Pulau Meosmangguandi Harapkan Kehadiran Polri

05 Juni
13:37 2010
Warga Pulau Meosmangguandi Harapkan Kehadiran Polri

Biak – Puluhan warga penghuni pulau terluar Meosmangguandi, Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, mengharapkan kehadiran personel Polri guna menjaga keamanan beragam kekayaan potensi laut di wilayah itu.

Kepala Polres Biak, AKBP Ricko Taruna Mauru, di Biak pada Sabtu mengakui, permintaan masyarakat, pemuka agama serta aparat kampung Meosmangguandi terhadap kehadiran personel Polri sangat serius mengingat wilayah itu merupakan daerah pulau terluar.

“Minggu depan pos polisi masyarakat yang dibangun di Pulau Meosmangguandi akan ditempatkan enam personel Polres, dan itu atas permintaan masyarakat, dan menjadi perhatian kami,” katanya.

Anggota Polres yang bertugas di pulau terluar Meosmangguandi, katyanya, akan dilakukan rotasi pergantian secara rutin guna mencegah adanya kejenuhan bagi anggota bersangkutan.

Untuk membantu kelancaran tugas personel Polri di wilayah pulau terluar, pihaknya telah membangun pos polisi masyarakat beserta barak perumahan anggota di Pulau Meosmangguandi.

“Keberadaan pos polisi masyarakat di wilayah Pulau Meosmangguandi setiap waktu dijaga personel sehingga membantu masyarakat dalam menegakkan peraturan kampung menyangkut pengelolaan sumberdaya alam di wilayah itu,” katanya.

Ketua jemaat GKI Imanuel Kampung Meosmangguandi Zakarias Rumkorem di Biak mengakui kehadiran petugas polisi di wilayah Pulau Meosmangguan sangat didambakan masyarakat untuk melindungi, mengayomi serta menegakkan peraturan hukum.

“Saya harap kehadiran personel Polres di pos polisi masyarakat Pulau Meosmangguandi bisa membantu pengawasan serta penegakkan peraturan hukum kepada masyarakat setempat,” kata Zakarias Rumkorem.

Menyinggung potensi alam Pulau Meosmangguandi, menurut Rumkorem, kekayaan alam laut melimpah. Demikian juga berbagai hasil perkebunan sehingga patut mendapat perlindungan dari aparat penegak hukum.

“Masyarakat sudah membuat peraturan kampung dalam rangka melindungi potensi kekayaan alam di wilayah itu dari ancaman kerusakan seperti menangkap ikan dengan bom potasium dan akar tuba,” katanya.

Kunjungan kerja Kapolres Biak AKBP ke Pulau Wundi dan Meosmangguandi untuk melihat kondisi personel Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS