My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

WALHI Bali: Jangan Pilih Calon Gubernur Perusak Lingkungan

05 Juni
17:17 2008
WALHI Bali: Jangan Pilih Calon Gubernur Perusak Lingkungan

Ancak Ramones-Indosmarin.com

Denpasar – Sedikitnya dua puluh aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali menggelar aksi terkait peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-dunia. Aksi teatrikal yang dikemas secara kreatif ini mengambil tema ”Jangan Pilih Perusak Lingkungan” menampilkan sindiran bagi para calon gubernur Bali yang menerima dana kampanye dari pemodal dengan harapan akan mendapatkan konsesi saat terpilih nanti.

Dalam aksinya ini para peserta juga membawa spanduk yang berbunyi ”Ayo Cari Tahu: Bagaimana Rekam Jejak Cagub dan Darimana Dana Kampanye-nya” dan ”Jika Gubernur Pro-Modal, Maka Rakyat dan Alam Merana” menjadikan aksi ini menarik perhatian masyarakat pengguna jalan Jl. Dewi Sartika, Denpasar.

Dalam aksinya ini para aktivis menggambarkan tiga calon gubernur yang telah menerima uang dari pemodal dan tangannya diikat dengan tali oleh pemodal untuk dapat dikendalikan sedang mengelilingi Pulau Bali. Hal ini sebagai simbol bahwa Bali digadaikan para calon gubernur kepada para pemilik modal guna memperoleh dana kampanye dalam mencapai ambisi kekuasaannya.

”WALHI Bali menilai kerusakan lingkungan dan konflik sumber daya alam yang terjadi di Bali adalah akibat kebijakan pemerintah. Hal ini membuktikan kegagalan rekrutmen politik untuk mendapatkan pemimpin daerah yang pro-lingkungan hidup dan rakyat.” ungkap Agung Wardana, Direktur Eksekutif WALHI Bali.

Agung menambahkan, ”Masyarakat perlu tahu bagaimana track record calon gubernur dan apakah para calon tersebut menerima dana kampanye dari pemodal yang mempunyai agenda untuk mencaplok Bali atau tidak? Untuk itu, para calon seharusnya membuka informasi ini kepada publik secara transparan.”

Kampanye ini sendiri bertujuan untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dengan harapan masyarakat juga menggunakan isu lingkungan hidup sebagai pertimbangan dalam memilih calon gubernur Bali nantinya.

”Selama ini isu lingkungan hidup masih dianggap isu yang kurang seksi sehingga tidak satupun calon gubernur memasukkannya kedalam visi-misi dan program kerjanya. Maka rakyatlah yang seharusnya mendorong isu lingkungan ini untuk diakomodir calonnya,” ucap Andi Astina, korlap aksi.

Pada akhir aksinya, WALHI Bali menyerukan kepada masyarakat untuk tidak memilih calon gubernur yang tidak berpihak pada lingkungan hidup sebelum alam Bali bertambah rusak akibat eksploitasi berlebihan sehingga membawa bencana bagi masyarakat Bali nantinya(*)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS