My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

TNI-AL Siapkan Kapal Perang untuk Mudik Lebaran

18 September
07:15 2008
TNI-AL Siapkan Kapal Perang untuk Mudik Lebaran

Gentry Amalo – indosmarin.com

Jakarta – TNI Angkatan Laut menyiapkan sedikitnya sepuluh armada kapal perangnya untuk mengantisipasi membludaknya arus mudik penumpang yang menggunakan jalur laut pada lebaran 2008.

Armada Kapal Perang siap bergerak jika kapal penumpang sipil sudah tidak mampu mengatasi lonjakan arus penumpang. Adapun kesepuluh armada kapal perang ini telah disiagakan di dua wilayah, yakni Jakarta dan Surabaya.

Kepada indosmarin.com, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, S.E, mengatakan bahwa kapal perang yang disiagakan di wilayah Jakarta berada di bawah dua kendali operasi yaitu dari Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) terdiri dari tiga unsur KRI yakni, KRI Teluk Cirebon-543, KRI Teluk Sabang-544, dan KRI Viper-820 yang disiagakan untuk pengamanan serta Search And Rescue (SAR). Sedangkan dari Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) terdiri dari dua unsur, yakni KRI Teluk Manado-537 dan KRI Teluk Lampung-540.

Sementara untuk wilayah Surabaya berada di bawah kendali Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) yang menyiagakan lima unsur kapal perang terdiri dari KRI Teluk Penyu-513, KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Ende-517 sedangkan KRI Nusa Utara-584 dan KRI Kupang-582 disiapkan untuk keperluan pengamanan serta Search And Rescue (SAR) ujar perwira tinggi bintang satu ini.

Lebih lanjut Kadispenal mengatakan TNI AL menyiapkan armada kapal perangnya apabila kapal pengangkut penumpang sipil sudah tidak mampu menampung lonjakan pemudik. Sedangkan mekanisme pelaksanaannya menunggu permintaan dari Departemen Perhubungan serta keputusan dari Markas Besar TNI.

Dari setiap unsur kapal perang yang disiapkan rata-rata berkapasitas hingga 500 orang seperti jenis Landing Ship Tank (LST) atau kapal angkut personel(*)

sumber foto: dispenal

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS