My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

TNI AL Hibahkan Nomad Kepada Lamongan

07 Januari
17:45 2009
TNI AL Hibahkan Nomad Kepada Lamongan

Bintang Gerilja – Indosmarin.com

Surabaya – Sebuah pesawat patroli pantai TNI Angkatan Laut, Rabu (7/1) dihibahkan kepada warga Kota Lamongan – Jawa Timur. Pesawat yang dihibahkan ini merupakan pesawat yang sudah tidak digunakan lagi dalam tugas operasional dan latihan TNI Angkatan Laut.

Pesawat tiba di Lamongan dalam keadaan terpisah dan diangkut dengan menggunakan dua unit kendaraan besar. Di Lamongan, potongan tubuh pesawat yang terdiri atas badan, sayap dan beberapa potongan kecil ini kemudian dirakit kembali. Usai dirakit, pesawat kemudian dinaikkan ke atas landasan monumen dengan menggunakan crane.

Dalam siaran persnya Dinas Penerangan TNI Al (Dispenal) menjelaskan bahwa proses perakitan pesawat Nomad ini dikerjakan oleh duabelas personel Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) yang dipimpin Mayor (Tek.) Widodo. Sedangkan dari pihak Pemda Lamongan hadir diantaranya Kadinas Sosial dan Tenaga Kerja Sony Harsono dan Kadinas Perhubungan Agus Suyanto.

Menurut Widodo, TNI AL masih memiliki lima pesawat sejenis yang sudah tidak dapat digunakan lagi atau di-grounded. Salah satunya sudah dipesan Pemkot Batu – Malang. Sebelumnya, satu pesawat sejenis juga telah dijadikan monumen di Jombang.

Untuk diketahui, N-22 Nomad TNI AL dengan nomor lambung P.806 ini dibuat di Australia pada 1974. TNI AL menggunakan pesawat ini dalam melaksanakan patroli pantai, dan tergabung dalam Skadron Udara 800 yang berpangkalan di Lanudal Juanda – Surabaya. Pesawat yang dicat dengan warna abu-abu ini memiliki panjang 12,5 meter, lebar 16,46 meter dan berat mencapai 2.676 kilogram.

Keberadaan Nomad sebagai monumen ini melengkapi Taman Wisata Alun-alun Kota Lamongan. Dengan pembangunan monument pesawat jenis patroli pantai ini, diharapkan dapat menjaga nilai-nilai historis Nomad selama mengemban tugasnya di jajaran Penerbangan Angkatan Laut(*)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS