My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Terumbu Karang di Perairan Bulukumba Alami Pemutihan Masal

 Breaking News
18 Maret
23:29 2016
Terumbu Karang di Perairan Bulukumba Alami Pemutihan Masal

Makassar – Peneliti dari Marine Science Diving Club Universitas Hasanuddin (MSDC Unhas) yang melakukan monitoring dengan menyelam ke Perairan Bulukumba, Sulawesi Selatan menemukan adanya pemutihan massal pada terumbu karangnya.

“Tiga hari kita melakukan penyelaman untuk memonitor terumbu karang di Perairan Bulukumba dan hasilnya mencengankan, terjadi pemutihan massal,” ujar Peneliti MSDC Unhas Makassar Nirwan Dessibali yang dikonfirmasi, Jumat.

Dia mengatakan, pemutihan terumbu karang juga dikenal dengan istilah “coral bleaching” yang dimana terjadi karena adanya beberapa kemungkinan seperti gangguan lingkungan dan naiknya suhu air laut.

Nirwan mengaku jika karang dapat hidup dalam batas toleransi suhu berkisar dari 20 sampai 30 derajat Celsius. Suhu kritis yang dapat menyebabkan karang memutih tergantung dari penyesuaian karang tersebut terhadap suhu air laut rata-rata daerah dimana ia hidup.

“Karang cenderung memutih apabila suhu meningkat tajam dalam waktu yang singkat atau suhu meningkat perlahan-lahan dalam jangka waktu yang panjang,” katanya.

Gangguan alam lainnya yang dapat menyebabkan pemutihan karang, lanjut dia, yaitu tingginya tingkat sinar ultra violet, perubahan salinitas secara tiba-tiba, kekurangan cahaya dalam jangka waktu yang lama dan penyakit.

“Bisa juga adanya faktor pengganggu lainnya seperti kegiatan manusia, mencakup sedimentasi, polusi dan penangkapan ikan dengan bahan peledak,” sebutnya.

Dijelaskannya, pemutihan karang adalah perubahan warna pada jaringan karang dari warna alaminya yang kecoklat-coklatan atau kehijau-hijauan menjadi warna putih pucat. Pemutihan karang dapat mengakibatkan kematian pada karang

Pemutihan terumbu karang yang diobservasinya langsung bersama empar peneliti lainnya terdapat di perairan Tanjung Bira dan perairan Pulau Liukang Loe, Kabupaten Bulukumba.

“Kami memperkirakan sekitar 50 persen terumbu karang di perairan Tanjung Bira dan perairan Pulau Liukang Loe mengalami pemutihan,” jelasnya.

Tim peneliti MSDC Unhas yang melakukan penyelaman itu antara lain Sumarjito, Nirwan Dessibali, Syamsu Rizal, Nugraha Maulana dan Mochyudo Eka Prasetya.(Antara)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS