My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Terumbu Karang Batam Rusak Akibat Potas

17 Mei
13:49 2009
Terumbu Karang Batam Rusak Akibat Potas

terumburusak2_150Batam – Sebagian terumbu karang di perairan Batam, Kepulauan Riau, rusak akibat aktivitas penangkapan ikan dengan racun potasium.

“Berdasarkan observasi kami, terumbu karang rusak karena potas,” kata aktivis Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Kepulauan Riau Amalla Reinita di Batam, Minggu (17/5).

Penggunaan potasium dalam menangkap ikan membahayakan terumbu karang. PPLH, bersama tim CoreMap, terus berupaya menyadarkan masyarakat agar tidak menggunakan bahan berbahaya itu.

Mala mengatakan potasium digunakan nelayan luar Kota Batam yang mencari ikan di perairan Kota Batam, di sekitar pulau-pulau pesisir di Kota Batam.

“Potasium itu digunakan nelayan dari kabupaten lain di Kepulauan Riau. Mereka bukan berasal dari Batam,” kata dia.

Menurut Mala, sebagian besar masayarakat Batam sadar bahaya potas. Ia juga mengatakan yakin nelayan Batam tidak menggunakan potas untuk melestarikan terumbu karang.

Ia mengatakan permintaan kepada pemerintah untuk memperhatikan dan mengawasi nelayan yang menggunakan potasium dalam mencari ikan. Karena Batam, berpotensi mengembangkan pariwisata bahari dengan kekayaan terumbu karang yang dimiliki.

“Terumbu karang di perairan Batam,” kata dia kaya ragam.

Namun, karena berada di Selat Malaka yang arus lalu lintasnya padat, maka air di sekitar terumbu menjadi keruh.

“Berbeda dengan taman terumbu karang di Indonesia timur, yang airnya sangat jernih, perairan di Kepri sangat keruh,” jelasnya.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *