My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Takut Tsunami, Warga Pulau Auki, Biak Minta Direlokasi

22 Maret
06:25 2011


tsunami

Biak – Pasca gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang lebih dari sepekan lalu, sekitar 62 Kepala Keluarga yang bermukim di Pulau Auki, Distrik Kepulauan Padaido, Kabupaten Biak Numfor, Papua meminta agar segera direlokasi ke tempat lain untuk menghindari ancaman gelombang pasang yang melanda wilayah.

Ketua tim DPRD Biak Marinus Baab di Biak, Selasa (22/3), mengatakan bahwa permintaan relokasi warga pulau Auki disampaikan masyarakat kepada DPRD, saat meninjau lokasi gelombang pasang pasca gempa dan tsunami Jepang belum lama ini.

“Aspirasi warga pulau Auki melalui kepala desa Festus Rumpanpan segera disampaikan kepada pemerintah kabupaten untuk ditindaklanjuti sehingga menjadi solusi atas ancaman bahaya gelombang pasang di masa mendatang,” ujar Marinus Baab.

Berdasarkan kunjungan lapangan tim DPRD ke pulau Auki pasca peristiwa gempa dan tsunami Jepang masyarakat bermukim di kepulauan ini terkena imbas gelombang pasang air laut yang merendam rumah penduduk serta fasilitas umum lain berupa sekolah dan gereja.

Bahkan akibat gelombang pasang dampak tsunami Jepang lalu, sekolah dasar di pulau Auki terendam air sehingga menganggu aktivitas belajar mengajar siswa selama beberapa hari.

Menurut Marinus Baab, lokasi wilayah kampung Auki berada di pingggiran perairan Padaido, yang bisa menjadi ancaman keselamatan dan nyawa masyarakat di sepanjang pulau bersangkutan.

“Adanya keinginan warga pulau Auki untuk direlokasi ke tempat yang lebih aman dari ancaman gelombang pasang patut menjadi perhatian pemerintah dan instansi terkait. Ya permintaan ini sangat beralasan karena warga takut musibah gelombang pasang terjadi di waktu mendatang,” ujar Marinus Baab.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS