My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Surf Time Award Bagi Para Surfer dan Pegiat Industri Surfing Indonesia

11 Agustus
23:58 2008
Surf Time Award Bagi Para Surfer dan Pegiat Industri Surfing Indonesia

Astrid Asmarajaya – indosmarin.com
Kuta
– Untuk kelima kalinya Surf Time Magazine mengadakan acara tahunan yang bertajuk Surf Time Awards. Event ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada komunitas maupun industri surf dan skate di tanah air.
Sedikitnya ada sepuluh kategori penghargaan yang pemenangnya ditentukan melalui polling melalui majalah dan website Surf Time selama kurun waktu hampir satu tahun. Adapun pemberian award ini dilakukan pada acara Surft Party yang diadakan di Ocean Beach Club, Kuta-Bali (8/8).
Untuk penghargaan Surfer of The Year diraih Dede Suryana dan Female surfer diraih Yasnyiar “bonne” Gea. Kedua peselancar ini dianggap sebagai peselancar terbaik tahun ini. Hottest Surfer diraih Made “Bol” Adi Putra, penghargaan ini diberikan kepada “Bol” karena dinilai tidak hanya berpenampilan menarik, namun juga eksis dalam dunia surfing.
Untuk katagori surfer yang paling berani atau bernyali besar ”Surfer with the Biggest Balls” diraih Lee Wilson. Sedangkan Rookie Surfer Award, diraih Putra Hermawan. Penghargaan ini diraih Putra Hermawan karena Putra dinilai sebagai surfer pendatang baru yang paling berprestasi. Sementara Pepen Hendrik, salahsatu surfer terbaik Indonesia, meraih Best Air Award, penghargaan ini diberikan kepada surfer yang melakukan trik aerial terbaik.
Selain penghargaan kepada para surfer, juga diberikan award bagi film surfing terbaik dan Fotografer terbaik. Untuk film terbaik diraih “Under the Radar” dan fotografer terbaik diraih Jason Childs.
Majalah Surf Time juga memberikan penghargaan pada toko surfing yang dianggap memiliki konsep toko surfing yang terbaik kepada Billabong Flagship Store – Legian. Best Event Award diraih Surf Family Olympics, sebagai penghargaan untuk event surfing terbaik yang pernah diadakan.
Special Award yakni penghargaan atas jasa-jasanya pada komunitas surfing diraih Bobby Radiasa. Bobby Radiasa bersama Arya Subyakto dan Tipi Jabrik, membuat surfing Indonesia diakui di dunia oleh International Olympic Committee.
Selain diramaikan fireshow, breakdancers, berbagai games, dan fashion show oleh C&C Models, juga diramaikan dengan premiere film “The Session” yang diproduksi surfer asal Kuta, Rahtu Suargita.
Puncak kejutan malam itu adalah hadirnya Kelly Slater, surfer yang menjadi delapan kali juara dunia, yang memberikan penghargaan untuk Surfer Terbaik versi Surf Time Magazine tahun ini. Acara ditutup dengan pengumuman doorprize, dimana salah seorang pengunjung Ocean Beach Club malam itu berhak atas sebuah kacamata dari Oakley(*)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS