My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Sejak Perang Saudara Meletus, ini Kargo Pertama Berlabuh di Aden

 Breaking News
22 Agustus
00:45 2015
Sejak Perang Saudara Meletus, ini Kargo Pertama Berlabuh di Aden

Aden – Sebuah kapal komersial berlabuh di Aden, Jumat, dan menjadi kapal pertama yang memasuki bekas ibu kota di selatan itu sejak perang Yaman melanda kota pelabuhan tersebut pada Maret.

Kapal Venus, yang dioperasikan oleh United Arab Shipping Co., membawa kargo 350 kontainer produk-produk yang dipesan pengusaha-pengusaha di Aden, kata wakil direktur pelabuhan Aref al-Shaabi, lapor AFP.

“Ini menandakan kembalinya kehidupan pelabuhan Aden dan ini akan menguntungkan kota serta provinsi-provinsi di selatan,” kata Shaabi kepada AFP.

Shaabi mengatakan kapal-kapal lain dalam beberapa hari mendatang diperkirakan tiba di Aden, pelabuhan utama negara miskin tersebut serta ibu kota bekas Yaman Selatan.

Sejak pasukan propemerintah merebut kembali kota itu dari pemberontak Huthi pada Juli, beberapa pesawat yang membawa bantuan kemanusiaan sudah mendarat di lapangan terbang internasional Aden yang sudah diperbaiki, yang sempat menjadi lokasi terjadinya bentrokan hebat.

Beberapa pesawat penumpang juga sudah tiba, sehingga warga bisa pulang ke rumah mereka setelah sebelumnya menyingkir menghindari kekerasan.

Pemberontak Huthi dan tentara yang setia pada mantan presiden Ali Abdullah Saleh menyerang dan merebut Aden pada Maret setelah mengambil alih ibu kota tanpa perlawanan pada 2014.

Pemberontak yang terus merangsek ke selatan membuat Presiden Abedrabbo Mansour Hadi menyingkir ke Riyadh dan memicu dilancarkannya serangan udara yang dipimpin Arab Saudi terhadap pemberontak di seluruh negara.

Dengan didukung persenjataan berat dan tentara Teluk serta pejuang Yaman yang dilatih di Arab Saudi, para pendukung setia pemerintah merebut kembali Aden dan empat provinsi lain di selatan.

Pasukan pro-Hadi mengalihkan perhatian mereka untuk melawan pemberontak dan merebut pengendalian atas kota ketiga, Taez, yang dilihat sebagai gerbang ke ibu kota.

Di tengah pertempuran yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah Yaman dan peringatan PBB bahwa negara tersebut berada di ambang bencana kelaparan, negara-negara kuat di dunia menyuarakan keprihatinan mengenai serangan udara yang dipimpin Saudi dan penembakan oleh pemberontak di kota pelabuhan barat Hodeida.

UE dan AS mengkritik serangan pada Selasa terhadap Hodeida, pintu masuk utama bagi pasok bantuan.

Washington mengatakan serangan udara tersebut sepertinya menyasar pemberontak Huthi, namun juga dilaporkan menewaskan pekerja dok dan merusak infrastruktur.(AntaraNews.com)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS