My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Satu Juta Bibit Bakau Akan Disiapkan Warga Pulau Harapan

27 Maret
23:27 2011

Mangrove

Jakarta – Penduduk Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, akan menyiapkan satu juta bibit pohon bakau (mangrove) guna memenuhi permintaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Tahun ini, kami menyiapkan satu juta pohon mangrove sedangkan tahun 2010, masyarakat pulau Harapan memproduksi 500.000 mangrove untuk memenuhi permintaan pemerintah DKI Jakarta,” ungkap Rambo, tokoh masyarakat Pulau Harapan di Jakarta, Minggu (27/3).

Pemprov DKI akan membeli bibit mangrove masyarakat pulau Harapan kemudian menanamkannya di kepulauan Seribu untuk mencegah erosi dan ancaman tsunami.

Pada 2010, Pemprov DKI membeli 500.000 bibit mangrove dan tahun 2011 akan membeli satu juta mangrove.

“Masyarakat pulau Harapan mulai membudidayakan bibit mangrove sejak tahun 2005 setelah tsunami di Aceh tahun 2004,” kata Rambo.

Setelah tsunami, pemerintah minta masyarakat Kepulauan Seribu untuk membudidayakan tanaman mangrove.

Karena menguntungkan dari segi pendapatan dan ekosistem, masyarakat pulau Harapan, salah satu pulau di kepulauan Seribu, terus bergairah membudidayakan bibit mangrove.

“Dari satu bibit mangrove, petani mendapat untung Rp300 per tanaman. Jadi jika satu juta mangrove dibeli pemerintah Jakarta maka pendapatannya sekitar Rp300 juta untuk sekali masa panen. Ada sekitar 250 kepala keluarga, yang terlibat dalam pembibitan mangrove,” kata Rambo.

Pembibitannya perlu waktu tiga bulan. Tanaman mangrove selain berfungsi menahan erosi, tsunami ternyata juga memberikan makanan dan tempat yang nyaman bagi ikan dan kepiting sehingga menambah tangkapan ikan dari nelayan setempat.

“Selain memberikan manfaat pendapatan dan ekosistem, tanaman mangrove juga membuat ikan nyaman di pinggir pantai sehingga mudah bagi nelayan mendapatkan ikan,” tambah Rambo.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS