My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Rumput Laut Dapat Dijadikan Bahan Bakar

05 November
14:21 2010
Rumput Laut Dapat Dijadikan Bahan Bakar

Rumput Laut

Jakarta – Selain dimanfaatkan sebagai makanan dan bahan kosmetik, rumput laut ternyata dapat dijadikan sebagai bahan bakar nabati utama. Karenanya Indonesia harus menetapkan strategi penggunaan rumput laut sebagai bahan bakar nabati utama.

Kepala Pusat Data, Statistik dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Soen`an H Poernomo, Jumat (5/11) menyebutkan, rumput laut harus dijadikan prioritas antara lain karena bahan bakar fosil dipastikan akan habis.

Selain itu, tenaga surya terkena dampak perubahan iklim di wilayah tropis dengan semakin banyak hujan. Adapun bahan bakar biofuel dari tanaman darat, akan bersaing dengan program ketahanan pangan dan persaingan penggunaan lahan tanah dengan pemukiman.

“Di lain hal, negeri kita jelas merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki pantai terpanjang di dunia,” kata Soen`an.

Menurut dia, Indonesia dapat mencontoh strategi politik energi Korea Selatan yang menyadari keterbatasan kepemilikan bahan bakar fosil, maka mereka mengandalkan energi dari rumput laut untuk masa depannya.

Menurut Soen’an H Poernomo, Korean Institute of Technology (Kitech) juga telah menginginkan untuk bekerja sama dalam membuat model pemanfaatan rumput laut sebagai bahan bakar di Sulawesi Barat atau di Bangka Belitung.

Selama ini rumput laut kebanyakan digunakan hanya untuk makanan dan sebagian kecil untuk produk kosmetik.

Pemerintah optimistis bahwa target peningkatan produksi rumput laut dapat meningkat dari sekitar 2,6 juta ton pada 2010 menjadi sekitar 10 juta ton 2014.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS