My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Puluhan Tambak di Rembang Rusak Dihajar Ombak

21 Juli
17:10 2011
Puluhan Tambak di Rembang Rusak Dihajar Ombak

Pemkab Rembang

Rembang – Sedikitnya 22 areal tambak seluas 1,1 hektare di Desa Tireman, Kecamatan Kota Rembang, Kabupaten Rembang rusak akibat dihajar ombak selama Januari hingga Juli 2011.

“Akibatnya petani tambak menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. Gempuran ombak diperparah dengan menipisnya areal hutan bakau di Pesisir Timur Desa Tireman,” kata Jani, seorang pejabat desa setempat, Kamis (21/7).

Jani mengungkapkan belum lama ini memang ada pemilik tambak yang berusaha meluaskan areal garapannya.

“Namun, perluasan itu justru dilakukan dengan memakan areal hutan bakau. Saat ombak menggempur, areal tambak langsung kena imbasnya,” katanya.

Jani menambahkan awalnya hanya satu tambak saja yang terdampak ombak, tetapi kemudian menjalar ke tambak lainnya.

“Dari pendataan pihak desa terakhir ada 22 areal tambak yang rusak. Ikan bandeng dan udang berumur dua bulan di 22 areal tambak itu hampir semuanya hanyut terbawa ombak. Petani tambak pun gagal panen,” katanya.

Kepala Desa Tireman, Zaepur mengatakan pihaknya tengah berusaha untuk menggantikan tanaman bakau hilang karena perluasan tambak itu.

“Namun, penggantian itu sangat susah dilakukan dan butuh waktu lama agar bakau bisa berfungsi sebagai penahan ombak. Apalagi, tanaman bakau yang baru ditanam membutuhkan perawatan yang sangat teliti,” katanya.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Purwadi Samsi mengatakan pihaknya belum memiliki dana untuk pemeliharaan ataupun perawatan tanaman bakau yang ditanam di sepanjang Pesisir Pantai Rembang.

“Kami hanya bisa berharap kepedulian masyarakat untuk turut menanam dan merawat tanaman bakau antara lain di sepanjang Pesisir Pantai Timur Desa Tireman,” katanya.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS