My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Puluhan Rumah Warga Poso Rusak Diterjang Ombak

26 November
19:18 2010
Puluhan Rumah Warga Poso Rusak Diterjang Ombak

ilustrasi gelombang pasang

Poso – Kamis (26/11) malam, sedikitnya empat puluh rumah milik warga desa Labuan, kecamatan Lage, Poso, Sulawesi Tengah itu rusak berat diterjang ombak setinggi 2 meter.

Ombak besar yang menghantam rumah penduduk yang berada di bibir pantai terjadi pada Kamis (26/11) sekitar pukul 17.30 WITA, menurut Anto, salah seorang warga yang menambahkan bahwa peristiwa itu diawali angin kencang disertai hujan deras.

Selang 30 menit kemudian ombak besar setinggi sekitar 2 meter menghantam rumah warga, akibatnya rumah terutama bagian atap dan dinding terlepas.

Warga yang panik kemudian mengungsikan barang-barang yang ada di dalam rumah ke halaman agar tidak terbawa air laut yang sudah masuk kedalam rumah.

“saat ini sebanyak 180 orang warga yang rumahnya rusak terpaksa harus mengungsi ke rumah warga lainnya yang dianggap lebih aman,” ujar Anto.

Menurut salah seorang warga yang bernama Dewi, ombak besar baru berhenti pada pukul 20.00 WITA malam itu.

Akibat rusaknya rumah mereka, warga yang rumahnya rusak sekarang harus memasak di halaman depan rumah karena rata-rata dapur mereka rusak berat.

“Saat ini kami buruh bantuan bahan untuk rumah” kata salah seorang warga yang rumahnya rusak berat terkena hantaman ombak.

Pemda Poso sendiri saat ini sudah mengirimkan bahan bantuan berupa mie instan, air mineral dan selimut serta paket peralatan rumah tangga.

Sampai saat ini bantuan yang diberikan oleh Pemda Poso masih belum disalurkan oleh pemerintah desa Labuan karena dianggap belum mencukupi kebutuhan seluruh warga yang rumahnya rusak terkena ombak.

Warga Labuan sendiri hingga Jumat siang (27/11) sudah mulai membenahi rumah mereka yang rusak dengan mengumpulkan bahan-bahan rumah yang berserakan hingga kepantai.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS