My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

PT Garam Targetkan Produksi Garam 365.000 Ton

17 Maret
06:34 2012

Sumenep – Manajemen PT Garam menargetkan produksi garam dari lahan miliknya di tiga kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, pada tahun ini sebanyak 365.000 ton.Direktur Utama PT Garam, Slamet Untung Irredenta, Jumat (16/3), menjelaskan, sesuai hasil perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi masa kemarau pada tahun ini akan normal.

“Kalau kondisi masa kemarau normal (tidak ada hujan), kami optimistis bisa memenuhi target produksi garam yang kami canangkan pada tahun ini, yakni sebanyak 365 ribu ton,” ujarnya di Sumenep.

Slamet berada di Sumenep guna menghadiri acara yang digagas Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) Jawa Timur di Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget.

“Dari hasil perkiraan BMKG tersebut, masa produksi garam pada tahun ini diperkirakan dimulai pada Mei. Oleh karena itu, para pekerja kami kemungkinan besar sudah bekerja di lahan untuk kepentingan produksi garam mulai akhir April,” ucapnya.

Slamet juga mengemukakan, sejak akhir 2011, pihaknya melakukan pembenahan lahan secara besar-besaran, baik yang ada di Sumenep, Pamekasan, maupun Sampang, supaya target produksi tahun ini bisa tercapai.

“Kami juga menerapkan sistem Geomembran guna memproduksi garam pada tahun ini. Penerapan sistem tersebut mempercepat masa panen garam dan selanjutnya produksi akan meningkat,” katanya.

Pada 2011, PT Garam memproduksi garam sebanyak 255 ribu ton dari target 325 ribu ton.

PT Garam adalah satu-satunya badan usaha milik negara (BUMN) yang mengelola (memproduksi dan memasarkan) garam.

Sejak beberapa tahun lalu, PT Garam berkantor pusat di Kota Surabaya.

Namun, lahan garam milik PT Garam yang digunakan untuk memproduksi garam, berada di tiga kabupaten di Pulau Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, dan Sampang.

Sementara Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produksi garam rakyat yang dihasilkan petani pada tahun ini sebanyak 1,3 juta ton.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS