My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Profauna: Permintaan Kuota Penyu Akan Kembali Memperburuk Citra Bali

30 Desember
11:09 2009
Profauna: Permintaan Kuota Penyu Akan Kembali Memperburuk Citra Bali

serangan-penyu002Kuta – Lembaga Pecinta Satwa Profauna Indonesia merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk tidak lagi mengajukan permohonan kuota penyediaan penyu dengan alasan memenuhi kebutuhan upacara agama.

Profauna menilai pengajuan permohonan kuota hanya akan membuka kembali perdagangan penyu ilegal di Bali.

Koordinator Profauna Indonesia Wilayah Bali, Wayan Wiradnyana sat ditemui Indosmarin.com di Kuta, Rabu (30/12) mengungkapkan bahwa upaya pengajuan kuota 1000 ekor penyu oleh Gubernur Bali, Made Mangku PAstika merupakan citra buruk bagi Bali sendiri dalam upaya menjaga kelestarian satwa.

Padahal Bali telah berhasil menekan jumlah perdagangan penyu, walaupun hingga saat ini harus diakui perdagangan penyu masih terjadi di Bali.

”Kita tidak menutup mata perdagangan masih ada dalam jumlah yang kecil, begitu juga dengan adanya kuota akan berdampak buruk dan kuota tidak penting bagi Bali” ujar Wayan Wiradnyana.

Selanjutnya Wayan Wiradnyana berharap Pemprov Bali tetap menjaga citra Bali yang kini mulai pulih, sebab sebelumnya Bali sempat diklaim sebagai tempat pembantaian satwa penyu.

Berdasarkan data Profauna Indonesia tingkat perdagangan penyu di Bali sejak 1999 hingga kini telah mengalami penurunan hingga 85%. Padahal sebelumnya pada 1999 jumlah kasus perdagangan penyu di Bali mencapai 9000 ekor per empat bulan.(Mul)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS