My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Polisi Tangkap Bandar Penyu Ilegal Asal Bali

01 Februari
16:44 2009
Polisi Tangkap Bandar Penyu Ilegal Asal Bali

Sidakarya – Ketut Widana (32), warga Tanjung Benoa akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Widana yang selama ini merupakan Bandar penyu di Tanjung Benoa tertangkap setelah salah satu anak buahnya asal Flores bernama Ren tertangkap di Dompu.

Saat ditangkap, Ren sedang membawa barang bukti berupa 28 ekor penyu hijau yang rencananya akan dijual ke Bali. Sementara kelima orang rekan Ren berhasil melarikan diri dari kejaran polisi.

Kasat Reskrim Polres Dompu Dedy Januarta dalam keterangan persnya di Sidakarya (1/2) menyebutkan Widana pada 2008 lalu sempat menjadi target operasi dari Polres Dompu. Namun tersangka gagal ditangkap setelah salah satu nelayan penangkap penyu bernama Jefry tak bersedia menyebutkan tempat Widana.

Selanjutnya Dedy Januarta juga menyebutkan terungkapnya sindikat perdagangan penyu ini berawal dari kecurigaan petugas pada sebuah kapal yang menggunakan jaring ukuran besar. “Jadi karena jaring-jaringnya itu kategorinya cukup besar. Saat didekati petugas ternyata kelima orang anak buah kapal melarikan diri. Setelah kita cek kapal itu berisi penyu hijau” kata Dedy Januarta.

Dedy Januarta menyebutkan Widana kini telah ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan atau denda 100 juta rupiah. Dedy menambahkan selama ini Nusa Tenggara Barat merupakan tempat transit perdagangan penyu yang akan diperdagangkan ke Bali.(Mul)

1 Komentar

  1. luigi
    luigi Februari 07, 00:50

    Perdagangan satwa yang dilindungi adalah illegal dan dampak berkepanjangannya adlah putusnya rantai ekosistem dan kekayaan hewani … semoga peraturan ini terus ditegakkan.. Bravo untuk RESKRIM – POLRES DOMPU – sigap dan tanggap..

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS