My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Polair Polda Banten Tangkap Dua Pengedar Sabu

 Breaking News
29 November
02:15 2015
Polair Polda Banten Tangkap Dua Pengedar Sabu

Merak – Petugas Kepolisian Perairan (Polair) Polda Banten berhasil menangkap dua anak baru gede (ABG), pelaku pengedar narkoba jenis sabu berinisial IF dan EN, Jumat (6/11). Kedua pelaku yang masih sangat muda ini diduga menjadi bagian dari sindikat pengedar narkoba antarpulau.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Polair Polda Banten, pelaku IF bertugas sebagai kurir dari EN. Sementara EN sendiri merupakan bandar. Namun, petugas mencurigai di belakang EN pasti ada bandar besar. Keduanya ditangkap di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Royal Nusantara ketika tengah berlayar menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.

Kedua pelaku berencana mengantarkan narkoba tersebut kepada pelanggannya yang sudah siap menunggu di Pelabuhan Merak. Namun barang haram tersebut belum sampai di tangan pelanggan, petugas Polair Polda Banten langsung menangkap kedua tersangka.

Menurut pengakuan IF asal Lampung ini bahwa barang haram tersebut diperolehnya dari tangan pelaku berinisial EN, seorang pemuda asal Lampung juga.

IF juga mengaku, dirinya hanya bertugas menjadi kurir dengan upah Rp 500.000 untuk sekali antar paket sabu ke Pulau Jawa. “Baru kali ini saya mengantar barang ini. Saya dijanjikan akan diberi upah 500.000 dari pemesan. Saya enggak tahu itu barang siapa tapi saya dapat dari EN,” ujar IF kepada petugas.

Dari keterangan IF, petugas bergerak dan berhasil menangkap EN setelah dipancing petugas kepolisian. Dalam aksi penggagalan ini, polisi berhasil menyita sebuah tas yang berisi tujuh paket sabu dengan total sabu dari kedua tangan pelaku seberat 5,2 gram.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Banten AKBP Noman Trisapto Nurpati menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dan pendalaman kasus tersebut guna membongkar jaringan sindikat pengedar narkoba antarpulau yang lebih besar.

“Kami menduga ada bandar besar di balik peredaran narkoba antarpulau ini. Kurir ini hanya perantara saja yang mereka manfaatkan sebagai transporter barang,” kata Noman.(BeritaSatu.com)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *