My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Polair Polda Bali Selamatkan Paus Terdampar

29 Oktober
21:59 2010
Polair Polda Bali Selamatkan Paus Terdampar

Paus Terdampar

Denpasar – Seekor paus yang terdampar di sekitar Pelabuhan Benoa, Bali, Jumat (29/10) berhasil diselamatkan oleh petugas Polisi Perairan (Polair) Polda Bali.

Terdamparnya mamalia laut raksasa ini pertama kali dilihat petugas, pada pukul 14.30 Wita.

“Penemuan ikan paus itu segera kami laporkan ke pihak Polair,” papar Kepala Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Benoa, AKP I Gusti Ayu Suinaci.

Petugas Polair yang menerima laporan mengenai adanya seekor paus terdampar, segera mendatangi lokasi guna melakukan tindakan penyelamatan.

Saat ditemukan, kondisi paus terlihat kelelahan, namun masih mampu berusaha berenang ke arah tengah laut.

“Namun karena terjebak di perairan dangkal sehingga ikan paus tersebut tidak bisa terus berenang ke arah tengah laut. Ikan itu kembali terdorong arus ke perairan dangkal,” ujar Suinaci.

Untungnya, petugas cepat memberi pertolongan secara manual dengan cara mendorong tubuh ikan raksasa itu kembali ke arah tengah laut.

Setelah susah payah, akhirnya petugas yang menaiki perahu karet berhasil mendorong tubuh paus tersebut secara perlahan hingga ikan itu mampu berenang ke arah perairan yang lebih dalam.

Dari pantauan petugas, mamalia laut ini berukuran panjang sekitar tiga sampai empat meter dan saat terdampar di sekitar pelabuhan ikan terbesar di Bali itu, hanya terlihat bagian sirip dan gelembung hembusan nafasnya.

Tindakan penyelamatan terhadap paus ini berlangsung lebih dari satu jam dan sempat menjadi tontotan warga yang kebetulan melintas di sekitar lokasi.

Suinaci menambahkan, terdamparnya paus di sekitar pelabuhan ini, diduga karena terbawa arus laut yang cukup kuat yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Dalam tahun ini, untuk kesekian kalinya terjadi ikan paus terdampar di perairan Bali. Pada Mei dan Agustus lalu, dua paus raksasa juga terdampar di sekitar perairan Nusa Dua, namun sayangnya mati karena warga gagal menyelamatkannya.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS