My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Polair: Perdagangan Penyu Ilegal di Bali Menurun Akibat Minimnya Pasokan

25 Januari
11:36 2013

Denpasar– Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Polair Polda Bali AKBP Handoyo Supeno, SH, MH mengakui perdagangan penyu di Bali dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan secara drastis.

Kondisi ini diperkirakan terjadi karena minimnya pasokan. Kendati masih ada perdagangan ilegal namun jumlahnya juga sangat kecil.“Pemasoknya sendiri sudah minim dan penadah untuk jualan konsumsi juga sangat terbatas, yang ada itu secara sembunyi dan sangat kecil” papar AKBP Handoyo Supeno.

Sebelumnya pada Selasa, 22 Januari lalu, Jajaran Direktorat Polisi Perairan (Polair) Polda Bali berhasil menggagalkan penyelundupan 13 ekor penyu langka yang rencananya diperdagangkan di Bali.

Penyu yang diselundupkan ke Bali melalui perairan Pelabuhan Benoa Denpasar tersebut merupakan penyu hasil tangkapan di perairan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Dari 13 ekor penyu langka yang diamankan tersebut, 5 ekor diantaranya penyu hijau, 6 ekor penyu belimbing dan 2 ekor penyu sisik.

Selain mengamankan 13 ekor penyu Direktorat Polair Polda Bali juga menangkap nakhoda kapal atas nama Junaedi alias Boby dan dua anak buah kapal yakni Edi Irwanza dan Fikria Andriawan.

Direktorat Polair Polda Bali kini juga sedang melakukan pengejaran terhadap penadah atau agen pedagang penyu di Bali bernama Deawan.(Mul)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS