My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Pertamina Tetapkan Dua SPBU Untuk Layani Nelayan Kecil

22 Juli
06:25 2011
Pertamina Tetapkan Dua SPBU Untuk Layani Nelayan Kecil

Pertamina

Manado – Pertamina wilayah VII Manado, Kamis (21/7) menunjuk dan menetapkan dua satuan pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Manado untuk melayani para nelayan yang membeli premium menggunakan galon.

“Kedua SPBU yang kami tunjuk adalah Malalayang dan Sindulang karena dianggap lebih mudah dijangkau nelayan yang rata-rata berdomisili di dua wilayah ini,” Kata Sales Representativ Retail Pertamina wilayah II Manado, Timotius Kristanto, di Manado.

Kristanto mengatakan, Pertamina memberikan kelonggaran kepada kedua SPBU tersebut karena para nelayan kecil di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Tuminting, Sario dan Malalayang lebih mudah mengakses tempat pengisian bahan bakar ini dan juga mendapatkan bakar bersubsidi.

Namun meski memberikan izin kepada SPBU Malalayang dan Sindulang, tidak berarti mereka boleh melayani para nelayan setiap saat karena akan mengganggu pelayanan kepada pemilik kendaraan bermotor lainnya yang akan mengisi premium di kedua tempat ini.

Kedua SPBU ini boleh melayani nelayan mulai pukul 10.00 Wita sampai 15.00 Wita karena saat itu lengang tidak banyak kendaraan mengisi bahan bakar.

“Namun yang paling penting mereka harus membawa rekomendasi berupa surat dari Dinas Kelautan dan Perikanan yang membenarkan status mereka,” katanya.

Sementara Sales Area Menejer Pertamina VII Manado Irwansyah mengatakan nelayan bisa dilayani di SPBU karena di tempat pengisian khusus harganya lebih mahal dan susah terjangkau.

“Mereka kan nelayan kecil sementara di SPBN itu bahan bakar yang dijual menggunakan harga industri karena diperuntukan bagi kapal-kapal nelayan di atas tujuh gross ton, sehingga nelayan tradisional kesulitan, karena itu kami menempuh langkah ini,” kata Irwansyah.

Ia juga mengatakan, pihaknya mau membantu nelayan kecil namun harus sesuai aturan dan rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan itu bisa menjadi dasar hukum bagi mereka memberikan kelonggaran melayani di SPBU, sesuai Peraturan Presiden nomor 9 tahun 2006.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Manado Spener Tahulending mengatakan, mereka sudah memberikan rekomendasi kepada semua nelayan tradisional untuk membeli premium di SPBU asalkan membawa surat keterangan dari lurah yang menerangkan identitas mereka.

“Kami memberikan rekomendasi supaya nelayan kecil di pesisir pantai tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk melaut dan tetap bisa melakukan aktivitas mereka setiap hari,” kata Tahulending.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS