My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Peringati Hari Bumi, Warga Bali Tanam Stek Karang

22 April
19:00 2008
Peringati Hari Bumi, Warga Bali Tanam Stek Karang

Gentry Amalo-Indosmarin.com

memasang stek karang di Jeradi Wilis Point di Sanur

Denpasar, Peringatan Hari Bumi di Denpasar Bali dilakukan dengan berbagai macam aktivitas. Di Pantai Sanur Bali, sedikitnya duapuluh penyelam melakukan aksi bersih dasar laut serta pengembangbiakkan terumbu karang. Difasilitasi Ena Dive Center, para penyelam yang terdiri atas anggota Kelompok Jurnalis Laut, Mapala Wanaprasta Dharma Univ. Udayana, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Bali-NTB-NTT, serta para penyelam profesional lainnya melakukan kegiatan aksi bersih laut sejak pukul delapan pagi. Adapun aksi bersih ini dilakukan pada kedalaman sembilan meter di bawah permukaan air.

Hasilnya cukup memuaskan karena para penyelam berhasil mengangkat dan mengumpulkan berbagai jenis sampah plastik kedalam dua karung bekas pupuk untuk dibawa kembali ke darat dan dimusnahkan. Kegiatan aksi bersih dasar laut ini telah menjadi kegiatan rutin dalam lima tahun terakhir. Ini dilakukan selain untuk menjaga keindahan dan kebersihan lokasi penyelaman, juga agar sampah plastik tersebut tidak merusak pertumbuhan terumbu karang yang selama ini menjadi obyek andalan wisata bahari khususnya aktifitas penyelaman.

Usai membersihkan sampah plastik di sekitar habitat terumbu karang, para penyelam ini juga melakukan pengembangbiakan karang yang dilakukan dengan cara melekatkan stek karang pada rumpon baja. Adapun lokasi yang dipilih untuk melakukan pengembangbiakan karang ini bertempat di lokasi Jeradi Wilis Point, salah satu dari enam lokasi favorit aktifitas penyelaman di Pantai Sanur.

Menurut Ena Patra, koordinator acara ini, penanaman stek terumbu karang ini dilakukan karena habitat terumbu karang di Pantai Sanur ini mengalami kerusakan hingga 75 persen. Adapun kerusakan ini, selain dikarenakan proses reklamasi Pulau Serangan juga disebabkan masih banyaknya pencurian ikan hias yang menggunakan bom dan potas. Karenanya, sebagai salah satu praktisi wisata bahari di Sanur, Ena mengimbau agar masyarakat Sanur dan sekitarnya juga ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan habitat terumbu karang.

Masih terkait Hari Bumi, Cellular City, sebuah gerai telepon genggam di pusat Kota Denpasar, mengadakan lomba melukis bertemakan lingkungan dengan casing telepon genggam sebagai media lukisnya. Menurut Asisten Manajer Pemasaran Cellular City, Andre Zachary kegiatan melukis di atas casing telepon genggam ini dilakukan selain mengajak anak-anak untuk memahami dan mencintai lingkungan, juga mengajak anak-anak untuk mengakrabi teknologi sejak usia dini.


2 Komentar

  1. Delvia Wulandari
    Delvia Wulandari Agustus 26, 13:02

    saya sangat mendukung kegitan tersebut karna laut dalah tempat yang sangat indah dan apa yang ada didalamnya adalah aset kekayaan indonesia.

    Dan pembersihan terhadap laut jangan pernah berhenti agar apa yang ada didalamnya akan selalu berkembang

  2. moel
    moel Maret 04, 13:26

    sudah saatnya karang di selamatkan , karena tanpa terumbu karang laut seperti permukaan bumi yg tandus tanpa tanaman dan tak ada satupun ekosistem di dalamnya

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *