My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Penjualan Telur Penyu Kembali Marak di Sukabumi

 Breaking News
03 Oktober
17:59 2016
Penjualan Telur Penyu Kembali Marak di Sukabumi

Sukabumi – Perdagangan telur penyu kembali marak di Sukabumi, Jawa Barat. Telur dari jenis penyu hijau (Chelonia mydas) ini diambil secara ilegal dari Pantai Pangumbahan dan Suaka Margasatwa Cikepuh, Di Desa Gunung Batu, Kecamatan Ciracap.

“Saya jual dengan harga Rp. 7 ribu hingga Rp.9 ribu setiap butirnya. Jika belinya lebih banyak, harganya pun bisa lebih murah,” ungkap penjual yang enggan disebut namanya tersebut, Senin (3/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi Abdul Kodir mengatakan, pihaknya terkejut dengan adanya informasi tentang perdagangan telur penyu ini.

Namun, pihaknya akan menelusuri telur penyu tersebut berasal dari mana, apakah dari lokasi konservasi dan pendaratan telur penyu di Kecamatan Ciracap, atau lokasi-lokasi yang pendaratan penyu lainnya yang tidak masuk dalam area konservasi.

“Untuk lokasi konservasi penjagaan dan pengawasannya ketat, tapi tidak menutup kemungkinan ada penyu yang bertelur di luar area konservasi yang minim penjagaan petugas,” kata dia.

Kodir menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan petugas dari TNI dan Polri dalam melakukan pengawasan dan penjagaan tersebut. Dan jika ada orang dalam yang terlibat dalam penyelundupan telur penyu ini serta memperjualbelikannya, pihaknya tidak segan memberikan sanksi berat.

“Memang cukup sulit mencari keberadaan si pencuri, tidak hanya telurnya saja. Bahkan, kami terkejut saat di Bandung ada orang yang menawarkan tukik (anak penyu) yang katanya dari Kecamatan Ciracap,” tambah Kodir.(Antara/BeritaSatu.com)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS