My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Pemerintah Terus Negosiasikan Pembebasan ABK “Sinar Kudus”

11 April
15:43 2011
Pemerintah Terus Negosiasikan Pembebasan ABK “Sinar Kudus”

Djoko Suyanto

Jakarta – Pemerintah Indonesia bersama PT Samudera Indonesia sebagai pemilik kapal terus berupaya melalui negosiasi untuk membebaskan 22 WNI awak kapal MV Sinar Kudus yang disandera perompak di perairan Somalia.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Djoko Suyanto, Senin (11/4) petang, mengatakan Indonesia terus bernegosiasi dengan pimpinan pembajak.

Djoko Suyanto mengatakan, pemerintah sejak mendapat informasi pertama mengenai adanya insiden pembajakan langsung menyiapkan sejumlah langkah sebagai upaya pembebasan sandera dengan mengutamakan keselamatan WNI yang disandera.

“Sejak adanya laporan terjadinya pembajakan tersebut, pemerintah sudah kelola dan tangani dengan baik, sejak ada kejadian, Presiden pimpin rapat dengan undang menteri terkait yaitu menko polhukam, menlu, kepala BIN dan kepolisian,” kata Djoko.

Menurut Djoko, kesimpulan rapat yang dipimpin oleh Presiden itu, pemerintah terus berkomunikasi dengan pemilik kapal dan terus memantau kondisi awak kapal yang disandera untuk memastikan kesehatan dan keselamatan mereka.

“Saat ini terakhir kita lakukan komunikasi dua hari lalu, dengan pemilik kapal, pematangan proses negosiasi, pemilik kapal berjanji akan penuhi tuntutan pembajak namun perlu kejelasan dan negosiasi tentang kontak person siapa dan proses delivery serta jaminan keselamatan kapal dan awaknya nanti,” kata Djoko.

Ia mengakui perundingan tidak bisa dibatasi oleh waktu atau tenggat waktu tertentu karena dinamika proses negosiasi dengan berbagai faktor yang mempengaruhi termasuk kondisi psikologis para pembajak itu sendiri.

“Sejak awal kita sudah lihat dinamika semula tuntutannya 9 juta dolar AS kemudian 2,5 juta dolar AS, naik menjadi 6 juta dolar AS dan akhirnya turun menjadi 3,5 juta dolar AS. Dinamika ini terus berjalan, komunikasi jalan terus hingga nanti diperoleh kesepakatan itu opsi pertama sejak hari pertama hingga kemarin malam,” tuturnya.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS