My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Pemerintah Pusat Acuhkan Temu Nelayan Nasional

17 Mei
17:48 2008

Gentry Amalo-Indosmarin.com

Kedonganan – Empat hari menjelang pelaksanaan Temu Nelayan Nasional 2008 ini, pihak panitia penyelenggara mempertanyakan keberpihakan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) terhadap persoalan-persoalan nelayan tradisional Indonesia. Menurut Are Prasetyo hingga sabtu siang (17/05), belum ada balasan dari DKP atas surat mereka yang dikirim sejak beberapa bulan lalu, baik dalam bentuk surat maupun telepon. Are, yang juga Ketua Panitia Temu Nelayan Nasional Indonesia 2008, mengakui bahwa pihaknya selaku panitia penyelenggara telah melayangkan surat mohon dukungan dana maupun moril dari DKP, untuk perlehatan organisasi nelayan terbesar di Indonesia ini.

Menurut Are, pemerintah dalam hal ini DKP, sebagai departemen yang mengurusi masalah-masalah kelautan pesisir, seolah lepas tangan dan enggan menjembatani persoalan-persoalan nelayan dengan pemerintah.

Sebagai satu-satunya organisasi profesi nelayan yang diakui pemerintah sejak 1973, seharusnya pemerintah tidak bersikap acuh tak acuh terhadap HNSI. “Hal ini menunjukan bahwa DKP sama sekali tidak punya sense of crisis terhadap persoalan nelayan Indonesia yang sebagian besar masih hidup dalam garis kemiskinan.” Ujar Are, saat ditemui Indosmarin.com di sekretariat panitia Temu Nelayan Nasional 2008 di Kedonganan-Kuta Selatan.

Tidak hanya Are Prasetyo, keluhan serupa juga disampaikan Anak Agung Putra Wiadnyana, Ketua DPD HNSI Bali. Menurut Wiadnyana, DKP terkesan enggan membantu pelaksanaan Temu Nelayan Nasional 2008. Bahkan Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Prop. Bali juga telah mendapat “instruksi” dari pusat agar tidak membantu pelaksanaan kegiatan organisasi nelayan tersebut.(*)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS