My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Pemerintah Janji Muatan Kapal Ternak Tak Kosong

22 Januari
14:08 2016
Pemerintah Janji Muatan Kapal Ternak Tak Kosong

Jakarta – Pemerintah berjanji untuk menjaga muatan ternak di kapal ternak setelah pelayaran (voyage) kedua tidak memenuhi kapasitas angkut.

Seperti diketahui, kapal ternak hanya mengangkut 100 ekor ternak pada voyage kedua tahun lalu dari kapasitas kapal sebanyak 500 ekor ternak.

Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bobby R. Mamahit mengatakan voyage pertama pada tahun ini, 2 Februari 2016, memuat 400 ekor.

“Dua voyage berikutnya akan dikoordinasi kembali dengan Kementerian Kehutanan (Kementan) yang siap dengan jumlah muatan sapinya,” ujarnya, Kamis (22/1/2016).

Dia juga menambahkan SK Trayek Kapal Ternak akan direvisi dengan menambah pelabuhan pengumpul (loading) di Waingapu dan Lembar.

Dia memaparkan hal ini telah dibicarakan oleh Kemenhub dan Kementan dalam rapat, Rabu (20/1/2016).
Kepastian muatan ternak, lanjutnya, akan dijaga untuk operasi kapal ternak selanjutnya dan akan berada dalam koordinasi di bawah Kementan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelni Elfien Goentoro meluruskan bahwa kekosongan muatan kapal ternak bukan menjadi tanggungjawab perusahaan.

Dia juga menegaskan, Pelni sudah mengoperasikan kapal ternak sesuai jadwal. Terkait muatan yang hanya 100 ekor, dia mengungkapkan ini merupakan tanggungjawab Kementan.

Dia menuturkan peternak telah membawa ternaknya ke pelabuhan, namun karena tidak ada persetujuan jual beli maka Pelni tidak bisa menaikan ke dalam kapal.

“Pelni hanya menjalankan kapal,” ujarnya, Jumat (22/1/2016).

Lebih lanjut, dia mengatakan pihak Kementan sudah meminta maaf terkait sejumlah anggapan yang menyudutkan Pelni.(Bisnis.com)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS