My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Pemerintah Inginkan Langkah Terbaik Bebaskan ABK “Sinar Kudus”

12 April
16:03 2011
Pemerintah Inginkan Langkah Terbaik Bebaskan ABK “Sinar Kudus”

Kementrian Luar Negeri

Jakarta – Pemerintah Indonesia menginginkan langkah terbaik dalam membebaskan warga negara yang disandera perompak Somalia sejak 16 Maret lalu di perairan Somalia dengan mempersiapkan sejumlah opsi dan terus memantau perkembangan proses negosiasi.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa kepada wartawan di Kantor Presiden di Jakarta Selasa (12/4) sebelum sidang kabinet.

“Sekali lagi, pemerintah memilik kewajiban untuk memastikan pembebasan segera para wargra negara kita ini, oleh karena itu berbagai opsi dan kebijakan siap digerakkan,” kata Marty.

Marty menjelaskan, sejak awal terjadinya pembajakan kapal MV Sinar Kudus dan penyanderaan awaknya, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah termasuk berkomunikasi dengan pemilik kapal PT Samudera Indonesia.

“Berbagai opsi dibahas, ada komunikasi antara pihak pemilik kapal dan pembajak. Senantiasa pemilik kapal menginformasikan komunikasi pada pemerintah. Kita mengharapkan tentu masalah ini dapat diselesaikan sesegera mungkin,” katanya.

Menlu menjelaskan masalah yang terjadi dalam proses negosiasi itu antara lain terkait komunikasi. Meski demikian Marty mengatakan pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik.

Dalam sidang kabinet yang berlangsung Selasa (12/4), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua pihak untuk bersabar dan mendukung pemerintah dalam proses pembebasan WNI yang disandera itu.

Kepala Negara mengatakan ada sejumlah opsi yang tengah disiapkan pemerintah, namun tidak semua opsi bisa dijelaskan kepada publik karena menyangkut keselamatan sandera itu sendiri.

“Saya minta pengertian saudara untuk benar-benar memberi kesempatan dan memberikan dukungan,” kata Presiden.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS