My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Pemerintah Fasilitasi Investasi Industri Garam Nasional

26 Agustus
21:28 2011
Pemerintah Fasilitasi Investasi Industri Garam Nasional

Kementrian Perindustrian

Jakarta – Pemerintah memfasilitasi investasi pembangunan pabrik-pabrik garam baru untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor garam untuk keperluan industri.

“Sekarang untuk garam industri hampir 100 persen masih impor tapi kami ingin mengurangi ketergantungan terhadap garam impor dengan memfasilitasi investasi pembangunan pabrik garam,” kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, Jumat (26/8).

Menurut MS Hidayat, beberapa perusahaan berencana membangun pabrik garam untuk keperluan industri. Anak perusahaan Cheetham Salt dari Australia, PT Cheetham Garam Indonesia, tahun depan akan membangun pabrik garam untuk keperluan industri di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

“Mereka bekerja sama dengan pemerintah daerah akan melakukan investasi sebesar 21 juta dolar AS untuk membangun industri garam pada lahan seluas 1.050 hektare di Nagekeo, sebanyak 700 hektare lahan di antaranya sudah didapat,” kata MS Hidayat.

Ia menambahkan, pada tahap awal Cheetham berencana memroduksi 300.000 ton garam per tahun. Selain itu, PT Garam juga berencana menanamkan modal untuk membangun ladang garam baru di Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Perusahaan negara itu sebelumnya meminta penyertaan modal sebesar Rp421 miliar dari pemerintah untuk membangun ladang garam yang diproyeksikan dapat memroduksi 345.000 ton garam per tahun di Teluk Kupang.

Investasi baru pada industri garam tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan garam bagi berbagai industri pengguna garam di dalam negeri serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Kalaupun tahun 2014 swasembada tidak tercapai, setidaknya lebih dari 50 persen kebutuhan industri bisa dipenuhi dari dalam negeri,” katanya.

Menurut data Kementerian Perindustrian, tahun 2010 kebutuhan garam nasional sebanyak 2,8 juta ton meliputi 1,2 juta ton garam konsumsi dan 1,6 juta ton garam untuk keperluan industri.

Sementara tahun 2011, total kebutuhan garam nasional diproyeksikan 3,4 juta ton yang terdiri atas 1,4 juta ton garam konsumsi dan 1,7 juta ton garam industri.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS