My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Pemerintah dan LSM Gelar Ekspedisi Bersama Terumbu Karang 2008

11 Agustus
00:00 2008
Pemerintah dan LSM Gelar Ekspedisi Bersama Terumbu Karang 2008

Gentry Amalo – indosmarin.com

Sanur – Pemerintah Kab. Klungkung Bali bekerjasama dengan beberapa lembaga swadaya masyarakat lokal dan internasional, mengadakan ekspedisi Terumbu Karang Nusa Penida 2008. Ekspedisi yang dilakukan di Pulau Nusa Penida ini karena pulau yang terletak di tenggara Bali ini merupakan bagian dari kawasan segitiga karang dunia (the global coral triangle) dengan keanekaragaman hayati laut yang cukup tinggi khususnya terumbu karang.

Selain merupakan aset penting bagi pariwisata bahari di Bali, terumbu karang Nusa Penida juga memiliki fungsi lain yakni sebagai pelindung alami pantai dari gempuran ombak dan gelombang laut. Termasuk tempat berkembang-biak, berlindung dan mencari makan bagi ikan dan biota laut lainnya.

Untuk diketahui, perairan Nusa Penida, juga memiliki berbagai satwa laut langka dan unik seperti mola-mola (oceanic sunfish), pari manta (manta ray), penyu (sea turtle), paus dan lumba-lumba (cetacean).

Wira Sanjaya, Direktur Eksekutif Yayasan Bahtera Nusantara (YBN) menjelaskan bahwa ekspedisi berlangsung selama sepuluh hari, mulai 4 hingga 14 Agustus. Adapun area ekspedisi meliputi seluruh terumbu karang di Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Lebih lanjut Jaya memaparkan bahwa survei terumbu karang ini, dilakukan untuk membangun database terumbu karang di Kecamatan Nusa Penida.

Mengenai tim inti ekspedisi Terumbu Karang Nusa Penida 2008 ini berjumlah delapan orang yang berasal dari Yayasan Bahtera Nusantara (YBN), Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kab. Klungkung, Conservation International Indonesia (CII) dan The Nature Conservancy (TNC). Metode yang digunakan untuk survei terumbu karang adalah Manta Tow dan Line Intercept Transect (LIT) yang diakui secara internasional”(*)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS