My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Paus Pembunuh Ternyata Terdiri Atas Tiga Spesies Berbeda

25 April
06:11 2010
Paus Pembunuh Ternyata Terdiri Atas Tiga Spesies Berbeda

California – Ada hal baru tentang paus pembunuh atau Orca, mamalia laut terbesar ini ternyata terdiri atas tiga spesies yang berbeda. Temuan baru ini berdasarkan hasil penelitian genetika yang dilakukan atas jaringan sampel dari 139 paus pembunuh dari dari Pasifik Utara, Atlantik Utara, dan Antartika.

Menurut hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Genome Research”, disebutkan bahwa paus pembunuh berwarna hitam putih dan abu-abu putih ini memiliki perbedaan yang sangat tipis dalam tanda-tanda termasuk perbedaan dalam berburu makanan.

“Salah satu spesies Orca terlihat memangsa anjing laut di Antartika, sementara yang lain makan ikan”, papar Phillip Morin ketua tim peneliti dari Pusat Ilmu Kelautan Southwest pada Kantor Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) Amerika Serikat di La Jolla, California.

Tim peneliti telah mengurutkan DNA mitokondria paus, bagian dari sel paus yang memiliki sebagian DNA. Mitokondria DNA diturunkan dengan sedikit perubahan dari ibu ke anak.

“Metode skuensi baru akhirnya memungkinkan itu untuk dilakukan. Susunan genetik mitokondria paus pembunuh, seperti cetacea lain, berubah sedikit dari waktu ke waktu, membuat sulit untuk mendeteksi perbedaan evolusi spesies baru ini tanpa melihat seluruh genom,” imbuh Philip Morin.

“Tapi dengan metode yang relatif baru yang disebut urutan paralel tinggi dapat memetakan seluruh contoh genom mitokondria sel ikan paus pembunuh di seluruh dunia, kami bisa melihat perbedaan yang jelas antar spesies.”

Bukti genetik menunjukan terdapat dua spesies berbeda di Antartika dengan memisahkan area makan paus pembunuh di Pasifik Utara.

Jenis orca lain yang kemungkinan juga spesies terpisah atau subspesies akan memberikan analisis tambahan.

Orcas sebagai kelompok tidak dianggap sebagai spesies yang terancam punah, tetapi sebutan spesies baru dapat mengubah dan mempengaruhi upaya konservasi.

Sebelumnya NOAA telah menetapkan populasi ikan paus pembunuh yang hidup di lepas pantai lautan Pasifik di Washingthon terancam punah.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS