My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Panglima TNI: TNI Siap Bebaskan ABK MV Sinar Kudus

14 April
10:59 2011

MV Sinar Kudus

Bekasi – Jika negosiasi pembebasan ABK MV Sinar Kudus mengalami jalan buntu, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menegaskan TNI siap diberangkatkan ke Somalia untuk menyelamatkan 20 WNI yang dibajak perompak di wilayah itu.

“TNI siap. Tetapi pemerintah saat ini lebih mengedepankan negosiasi, manakala negosiasi itu gagal, TNI siap berangkat,” katanya, usai peresmian prasasti “Seroja” di Kompleks Perumahan Seroja, Bekasi Utara, Kamis (14/4).

Agus Suhartono menegaskan, ada beberapa opsi untuk melakukan pembebasan 20 WNI ABK “Sinar Kudus” yang sudah disandera selama hampir sebulan di Somalia.

Diantara beberapa opsi itu Pemerintah memutuskan untuk mengedepankan negosiasi.

“Jadi, sementara masih diupayakan negosiasi. Jika negosiasi gagal, kami siap untuk berangkat,” kata Panglima TNI.

Agus menegaskan, negosiasi diutamakan karena opsi tersebut adalah terbaik untuk menjamin keamanan para ABK tersebut.

“Penggunaan militer oleh Malaysia atau Korea Selatan karena kapal mereka masih berada di laut, saat dibajak. Sedangkan MV “Sinar Kudus” berada di daratan, sehingga negosiasi adalah upaya penyelamatan yang paling aman bagi keselamatan para ABK itu,” katanya.

Panglima TNI menambahkan, pemerintah kini juga tengah dirancang mekanisme penyerahan uang tebusan yang diminta perompak.

Sebelumnya, perompak meminta tebusan sebesar 2,6 juta dolar AS, lalu sempat bertambah menjadi 3,5 juta dollar AS. Kini, pembajak yang menyandera kapal pengangkut nikel dari Pomala, Sulawesi, tujuan Rotterdam, Belanda, sejak 16 Maret lalu, menurunkan nilai tebusan menjadi 3 juta dolar AS atau setara Rp 26 miliar.

Sejak Maret-April ini, terdapat 41 kapal yang dibajak. Tak kurang 583 orang, termasuk 20 WNI, disandera.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS