My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Panglima TNI: Alutsista Marinir Perlu Perbaikan

16 Maret
17:06 2011

Korps Marinir

Jakarta -Alat utama sistem senjata (alutsista) milik Korps Marinir TNI AL masih memerlukan perbaikan agar dapat meningkatkan kualitas alutsista tersebut.

“Yang perlu diperbaiki adalah sepatu tank yang sudah rusak dan penambahan jumlah amunisi agar kemampuan prajurit dalam menembak dapat ditingkatkan,” kata Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono¬† disela kunjungan kerja di Kompleks Korps Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (16/3).

Menurut Agus Suhartono, kunjungannya ke Korps Marinir untuk mengetahui hasil pembinaan satuan tersebut selama setahun ini.

“Dalam kunjungan ini, saya bisa melihat apa yang telah dilakukan prajurit, apa yang akan dipersiapkan dan mana saja yang membutuhkan perhatian,” katanya.

Di sisi lain, dirinya juga ingin mengetahui kemampuan pasukan khusus TNI dalam penanggulangan terorisme.

“Secara jumlah, alutsistanya sudah cukup. Tapi, yang perlu ditingkatkan adalah kualitasnya,” ujar Agus.

Agus tidak menampik bahwa tank-tank yang ada di Korps Marinir sudah tua, seperti tank amfibi PT-76. Namun, sudah mengalami “retrofit”, sehingga seperti baru.

“Kemampuan tempurnya sudah seperti baru. Tetapi kita menyadari, jika dihadapkan dengan perkembangan teknologi sekarang, memang harus ditingkatkan. Ini yang perlahan secara bertahap akan kita ganti,” katanya.

Dalam kunjungannya di Korps Marinir, Panglima TNI menyaksikan atraksi-atraksi dan gelar pasukan yang dilakukan oleh prajurit Marinir.

Gelar kekuatan pasukan itu, terdiri dari satu batalyon tim pendarat yang diperkuat oleh unsur-unsur kesenjataan, baik infanteri, kavaleri, artileri maupun satuan tempur Korps Marinir, Amfibi.

Panglima TNI juga menyaksikan atraksi tembakan sniper dengan jarak 300 meter, menyaksikan gelar material dan pasukan BTP dan menyaksikan gelar Rumah Sakit lapangan (rumkitlap).(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS