My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Okeanos Eksplorasi Laut Sulawesi

04 Januari
21:34 2010
Okeanos Eksplorasi Laut Sulawesi

Jakarta – Kapal riset termodern milik Amerika Serikat (AS), Okeanos, bersama kapal riset Baruna Jaya akan memulai ekplorasi Juni 2010 mendatang guna meneliti keanekaragaman hayati dan kekayaan mineral di laut utara Sulawesi.

“Banyak sumber daya laut yang kita sendiri belum banyak ketahui, karena itu perlu kerjasama karena kemampuan kita belum ada. Kerjasama eksplorasi ini lebih ke sumber daya mineral,” ujar penasihat sekaligus pakar hukum kelautan, Hasyim Djalal, di Jakarta, Senin (4/1) siang.

Usai mengikuti pertemuan Menteri Kelautan dan Perikanan dengan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), Hasyim mengatakan, Indonesia diyakini memiliki kekayaan sumber daya laut yang berlimpah, mulai dari mineral, energi, juga spesies yang tidak dimiliki negara lain.

Oleh karenanya, perlu dilakukan eksplorasi untuk mengetahui apakah benar sumber daya itu. Selanjutnya akan dilakukan penelitian mengenai keekonomian sumber daya tersebut sebelum dilakukan eksploitasi.

Menurut Hasyim Djalal, Indonesia telah melakukan kerjasama penelitian di sektor kelautan dengan banyak negara, termasuk dengan China dan Jepang. Penelitian terkait potensi mineral di dasar laut sudah banyak dilakukan, dan kerjasama dengan NOAA lebih mengarah dengan penelitian mineral.

Seperti yang diberitakan ANTARA, Mineral terbagi dua yakni dalam bentuk cair maupun padat. Jika sumber daya mineral dalam bentuk padat sudah dapat diketahui di sepanjang pantai, seperti timah di Bangka Belitung, maka untuk di dasar laut belum dapat diketahui.

Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan bahwa melalui perkembangan ilmu pengetahuan diketahui bahwa sumber daya mineral strategis banyak terdapat di sea mount di laut dalam.

Di Pasifik Barat, lanjut dia, ada 50.000 sea mount, begitu pula di Pasifik Selatan.
“Kalau gunung api kita sudah tahu letaknya di mana, tapi kalau sea mount kita belum banyak tahu,” ujar dia.

Lokasi sea mount di wilayah Indonesia, menurut Hasyim, banyak diketahui terdapat di Samudera Hindia. Dimana arus laut yang melalui palung dan sea mount di wilayah tersebut meninggalkan deposit mineral-mineral yang dalam jutaan tahun menghasilkan bahan mineral seperti emas, nikel dan cobal.(Ant)

4 Komentar

  1. Donny Azhar
    Donny Azhar Januari 05, 07:34

    waduh semakin besar ketergantungan kita kepada al amirikiah dalam hal kerja sama penelitian berarti sama dengan menyerahkan separuh dari republik ini ke al amirikiah. yang separuh lagi kalo al amirikiah kayane bisa ga merangkul bangsa kita yang maunya segalnya gratisan

  2. cutes
    cutes Januari 05, 08:52

    hmmm,,hati hati de klo mw kerja sama dengan negara amerika (baca: kapitalis) salah salah ntar malah jadi benalu lagi…..

  3. Nate
    Nate Januari 05, 13:00

    Coba dari dulu yah mulai yang kayak gini2. Tapi yah ada bagusnya akhirnya mulai juga, karena dari situ bisa kita tau keadaan laut kita. Indonesia itu emang negeri yang kaya, cuma mental rakyatnya aja..(well….sebagian siy) yang masih perlu dirubah.Maju terus Indonesia, Merdeka!!

  4. anak pantai
    anak pantai Juli 21, 14:24

    ..Ekspedisi internasional pertama Okeanos ini akan bersama-sama mengeksplorasi wilayah laut dalam yang belum pernah disibak kerahasiaannya, serta yang akan mengirimkan dari kapal, dengan waktu tunda dalam hitungan real time.

    Hal itu berupa tampilan gambar-gambar hidup dan data lainnya secara langsung kepada para pakar ilmiah, peneliti dan ilmuwan yang menonton dari kedua Pusat Komando Penelitian (Expedition Command Center/ECC) di daratan Jakarta dan Seattle…….SELAMAT RUMAH KITA KEBOBOLAN LAGI.wake up MAN!!!!god help us

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS