My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Peselancar Hawaii Kantongi Hadiah Terbesar Kontes Surfing Junior Internasional

17 Oktober
04:13 2008
Peselancar Hawaii Kantongi Hadiah Terbesar Kontes Surfing Junior Internasional

Astrid Asmarajaya – indosmarin.com

Keramas – Surfer asal Hawai berusia sembilan belas tahun, Dusty Payne akhirnya memenangkan kontes bergengsi Oakley Pro Junior Global Challenge dan mengantongi hadiah terbesar yang pernah ditawarkan dalam kontes surfing tingkat junior yaitu sebanyak USD $20,000.

Dalam final selama empat puluh lima menit, Dusty Payne berhadapan dengan surfer asal Perancis Marc Lacomare. Keduanya diberkahi oleh ombak Pantai Keramas yang sangat sempurna, dengan tinggi 6-8 ft. Terdapat beberapa ombak barrel yang bergulung di Pantai Keramas, siap untuk dimasuki oleh para surfer muda terbaik dari seluruh penjuru dunia yang telah tersaring begitu ketatnya. Mereka memperebutkan hadiah total sebesar USD 75,000 selama event ini berlangsung.

Ini merupakan kemenangan pertama bagi Dusty Payne dalam kurun waktu lebih dari delapan tahun terakhir. Perjalanannya dalam memperoleh kemenangan ini begitu manis. Ia tak menunjukkan kesulitan yang berarti. Bahkan mulai dari babak perempat final yang diadakan pada pagi hari ini, ia berhasil mencetak nilai tertinggi. Menurutnya kondisi Keramas terutama di hari ini tak jauh berbeda dengan kondisi ombak di tempat asalnya, Maui (Hawai).

“Saya sangat senang sekali bisa menjuarai event ini. Sudah lama sekali rasanya saya tidak pernah memenangkan kontes surfing. Tapi saya tidak pernah putus asa dan terus ikut dalam kontes surfing sambil melatih kemampuan.”, ungkap sang juara.

Pada babak final terasa amat sangat menegangkan, tidak hanya bagi kedua finalis juga bagi para penonton yang ada di Pantai Keramas. Dari kombinasi dua ombak terbaiknya, Dusty Payne berhasil mendapatkan nilai sebesar 16,27 meninggalkan lawannya Marc Lacomare di angka 14,33. Dusty Payne sendiri mengakui bahwa kemenangannya ini cukup mengejutkan. Selama berlangsungnya final, ia sempat tertinggal dalam perolehan nilai karena awalnya Marc Lacomare mendapatkan ombak yang bagus. Namun hal tersebut tak mematahkan semangatnya. Dengan sabar ia terus mencari ombak yang lebih bagus. Untungnya ia mendapatkan beberapa ombak yang memungkinkannya untuk menampilkan beberapa manuver yang radikal.

Setelah menyelesaikan final, Marc Lacomare mengaku cukup puas dengan hasil yang didapatnya. “Walaupun tidak menang, saya mendapat nilai yang cukup baik dan bisa mengalahkan beberapa surfer muda terbaik dari seluruh penjuru dunia. Dusty Payne memang surfing dengan sangat mengagumkan sepanjang event ini. Berhadapan dengannya di babak final merupakan sesuatu yang cukup membanggakan.”, ungkap surfer asal Hossegor (Perancis) yang berada di posisi kedua. Sebagai runner up, ia berhak mengantongi uang sebesar USD $7,500.

Pemilihan atas ombak merupakan kunci keberhasilan bagi Dusty Payne dalam memenangkan event ini. Kondisi Pantai Keramas yang epik di hari ini membantu para surfer muda tersebut menyajikan performa kelas dunia.

Sebelumnya di pagi hari, pada babak semi final pertama Dusty Payne dengan strategi surfing yang cukup lihai berhasil menumbangkan perjuangan surfer asal Australia, Mitch Crews. Dusty Payne dengan sabar menunggu ombak yang terbaik baginya dan akhirnya menghadiahinya nilai sebesar 9,00 dari ombak kedua yang merupakan barrel. Di sisa waktu selama sepuluh menit, ia kembali mencetak nilai 8,50 dan memimpin perolehan nilai. Surfer natural footer ini dengan santai mencabik ombak pantai Keramas yang clean.

Sementara di semi final kedua, surfer berbakat Marc Lacamore dengan cukup mudah mengalahkan surfer asal Afrika Selatan Shaun Joubert dengan perolehan angka 17,00 (dari kombinasi dua ombak terbaik 9,00 dan 8,00) melawan angka 15,97. Kedua sama-sama berada di posisi ketiga dengan membawa pulang hadiah sebesar USD $4,500.

Posisi berikutnya ditempati oleh duo asal Brazil Miguel Popo dan Peterson Crisanto, ditutup dengan surfer asal Kuta Made ‘Garut’ Widiartha dan Nick Godfrey yang berasal dari Afrika Selatan. Masing-masing surfer tersebut mendapat hadiah sebesar USD $3,500.
Oakley Pro Junior Global Challenge 2008 ini telah mengadakan kualifikasi dengan mengadakan kontes sejak bulan Februari lalu. Dengan total enam event, dimulai di North Stradbroke-Queensland (Australia), diikuti dengan event di New Pier-Durban (Afrika Selatan), Lower Trestles- San Clemente, California (AS), Itamambuca Beach-Ubatuba City, Sao Paulo (Brazil), Shidashita Point-Chiba (Jepang), dan Grand Plage, Lacanua-Gironde (Perancis). Para surfer yang terkualifikasi di masing-masing negara berkesempatan untuk mengikuti event final ini di Bali(*)

Foto: Jake White

Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *