My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Nelayan Tradisional Sulut Tolak Reklamasi dan Pengkaplingan Pantai

18 Desember
15:51 2010
Nelayan Tradisional Sulut Tolak Reklamasi dan Pengkaplingan Pantai

aksi Antra Sulut menentang reklamasi

Manado – Nelayan tradisonal Sulawesi Utara yang tergabung dalam Asosiasi Nelayan Tradisonal (Antra) Sulwesi Utara menolak dilakukannya reklamasi pantai dan pengkaplingan pantai yang dilaksanakan dan disetujui pemerintah.

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Dr. Rignolda Djamaludin dalam sambutannya usai terpilih sebagai ketua Antra Sulut, Sabtu (18/12).

“Kami telah memutuskan beberapa hal, antara lain tentang internal organisasi, program edukasi pada nelayan laut, pemberdayaan ekonomi, serta beberapa hal yang menjadi rekomendasi untuk pemerintah,” kata Rignolda Djamaludin.

Beberapa hal yang menjadi pokok pemikiran dari kongres ini antara lain rehabilitasi dan restorasi wilayah pantai. Hal ini dalam rangka mencegah terjadinya kerusakan pantai.

“Dengan demikian kami menolak adanya reklamasi dan kapling laut serta segala bentuk pembuangan limbah ke laut termasuk limbah tambang,” Imbuhnya.

Rignolda menambahkan, dari kongres ini ada beberapa hal yang menjadi rekomendasi Antra bagi pemerintah.

Adapun rekomenasi ini antara lain, meminta pemerintah Sulut harus serius dengan kebijakan yang jelas-jelas bertentangan dengan hak hidup nelayan.

Selain itu Antra juga meminta agar pemerintah menjaga ketersediaan BBM, termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), serta melakukan sosialisasi UU 45/2009 tentang Perikanan dan Kelautan.(Ind)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS