My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Nelayan NTT Meninggal Setelah Diperiksa Dokter Australia

15 Februari
21:39 2010
Nelayan NTT Meninggal Setelah Diperiksa Dokter Australia

Kupang – Seorang nelayan dari Oesapa Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Wahidin (30) dikabarkan meninggal dunia setelah mendapat pemeriksaan dari seorang dokter Australia saat perahu mereka dipergoki patroli AL Australia, Kamis (11/2).

Seorang nelayan, Kian (33) yang menjadi saksi dan juga nahkoda perahu motor “Rahma Indah” yang ditumpangi korban bersama enam orang nelayan lainnya, ketika dikonfirmasi wartawan di perkampungan nelayan Oesapa Kupang, Senin, membenarkan peristiwa tersebut.

“Saat itu, sekitar pukul 17.46 Wita. Kami dipergoki kapal patroli AL Australia pada posisi 11.33 LS dan 123.20 BT di wilayah perairan Indonesia di Laut Timor, sekitar 50 mil selatan Pulau Rote atau sekitar 60 mil dari wilayah perairan Australia,” ujarnya.

“Ketika kapal patroli mendekat, kami sampaikan bahwa ada nelayan yang tengah menderita sakit. Salah seorang petugas kesehatan Australia, dr D Hold langsung melompat ke atas perahu untuk melakukan pemeriksaan dalam ruang perahu,” tambahnya.

“Kami semua (enam nelayan) diarahkan ke buritan kapal oleh dokter tersebut. Hampir sejam kemudian, dokter Hold mengatakan bahwa pasien tersebut sudah meninggal,” katanya sambil menunjukkan surat keterangan dokter tersebut kepada wartawan.

Ia menambahkan, setelah mendengar kabar duka tersebut, pihaknya langsung berlayar kembali ke Kupang dengan perahu motor tersebut.

Kapal Patroli AL Australia HMAS Bundaberg langsung meninggalkan perahu nelayan tersebut setelah dokter Hold mengeluarkan surat keterangan kematian yang tanpa menguraikan sebab-sebab kematian almarhum Wahidin, katanya.

“Sehari setelah itu, almarhum langsung dimakamkan di pekuburan umum Oesapa. Peristiwa ini merupakan yang pertama kali terjadi di Laut Timor selama kami mencari ikan di Laut Timor,” tambah H Mustafa, seorang nelayan lainnya yang juga Ketua Aliansi Nelayan Tradisional Laut Timor (Antralamor).(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS