My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Nelayan Korea Selatan Ditangkap Militer Korea Utara

09 Agustus
01:47 2010
Nelayan Korea Selatan Ditangkap Militer Korea Utara

www.armybase.us

Seoul – Ditengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea pasca tenggelamnya korvet “Cheonan“, pada 26 Maret lalu, Minggu (8/8) militer Korea Utara menangkap sebuah kapal nelayan Korea Selatan di lepas pantai timur semenanjung Korea.

Kapal nelayan tersebut diawaki empat warga negara Korea Selatan dan tiga warga China. Mereka ditahan ketika beroperasi di dekat zona ekonomi eksklusif Korea Utara di Laut Jepang (Laut Timur). Menurut kantor berita Yonhap, kapal nelayan ini ditahan di pelabuhan Songjin, wilayah timurlaut Korea Utara.

“Kami mendesak pihak berwenang Korea Utara menangani kasus ini sesuai dengan norma dan praktik internasional dan mengembalikan kapal dan awaknya secepat mungkin,” ungkap penjaga pantai Korea Selatan.

Belum jelas apakah kapal Daeseung 55 seberat 41 ton itu dituduh melakukan pencarian ikan secara ilegal.

Penahanan kapal itu dilakukan pada hari keempat dari latihan lima hari Korea Selatan di Laut Kuning di sisi lain semenanjung tersebut.

Adapun latihan AS – Korsel ini telah menyulut amarah dan ancaman pembalasan dari Korea Utara.

Ketegangan lintas-batas meningkat tajam sejak Korea Selatan dan AS menuduh Korea Utara menenggelamkan korvet AL Korsel dengan torpedo yang menewaskan 46 orang.

Korea Utara membantah terlibat dalam tenggelamnya kapal itu dan mengancam melakukan pembalasan atas apa yang disebutnya latihan provokatif yang dilakukan sebagai tanggapan atas insiden kapal tersebut.

Latihan itu, yang melibatkan 4.500 prajurit, 29 kapal dan 50 jet tempur, merupakan salah satu dari serangkaian latihan terencana dalam beberapa bulan ini, beberapa diantaranya dilakukan dengan AS, sekutu Seoul, dalam unjuk kekuatan terhadap Korea Utara.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS