My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Nelayan Indramayu Diimbau Tidak Melaut

30 Januari
09:54 2012

Gelombang Tinggi

Indramayu – Akibat gelombang tinggi dan angin kencang beberpa hari terakhir, ribuan nelayan tradisional di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diimbau untuk tidak melaut di perairan laut Jawa karena membahayakan keselamatan mereka.

Perubahan angin timur menyebabkan tinggi gelombang di tengah laut utara Jawa mencapai enam meter, sedangkan sepanjang pesisir pantai Indramayu sekitar empat meter bagi nelayan tradisional dengan alat tangkap dan perahu sederhana mengancam keselamatan mereka ditambah arus di muara Karangson masih tinggi.

Kepala Bagian Keselamatan Pelayaran Pelabuhan Indramayu, Sofyandi kepada wartawan di Indramayu, Senin (30/1), mengatakan bahwa pihaknya mengimbau agar nelayan di Pantura Kabupaten Indramayu tidak melaut karena gelombang tinggi disertai angin kencang masih membahayakan keselamatan mereka.

Ia menambahkan, perubahan angin timur menyebabkan perairan utara laut Jawa berpotensi gelombang tinggi sejak sebulan lalu, diperkirakan hingga akhir bulan Februari cuaca masih belum normal, diharapkan nelayan memahami kondisi lahan pencarian ikan mereka.

Potensi gelombang tinggi disertai angin kencang, membuat aktifitas nelayan sepanjang Pantura terganggu, namun jika mereka memaksakan melaut resikonya bahaya karena ukuran perahu sederhana kesulitan mengatasi terjangan gelombang enam meter ditambah angin kencang.

Sementara itu Dedy Aryanto, manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Glayem Indramayu kepada wartawan di Indramayu, Senin, mengatakan sudah sepekan terakhir TPI berhenti akibat nelayan tidak melaut karena mereka takut gelombang tinggi.

Ia menambahkan, perubahan angin barat menyebabkan gelombang tinggi di sepanjang pantai Glayem mencapai empat meter diperkirakan tengah laut sekitar enam meter, ukuran perahu nelayan terbatas bisa membahayakan keselamatan mereka jika memaksakan melaut.

Sementara itu Rahman salah seorang nelayan Indramayu menuturkan, gelombang tinggi disertai angin kencang nelayan tidak melaut karena mereka khawatir terjadi kecelakaan sehingga pendaratan ikan pun terhambat.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS