My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Nelayan Gunung Kidul Memperoleh Bantuan Dua Kapal 30 GT

27 November
06:51 2012

Gunung Kidul – Kalangan nelayan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapat bantuan kapal ukuran 30 grosston sebanyak dua unit dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kapal bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah diserahterimakan kepada nelayan. Kapalnya juga sudah dioperasikan nelayan di Gunung Kidul yang dipusatkan di Sadeng,” kata Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunung Kidul Suwarna, Selasa (26/11).

Suwarna mengatakan, dermaga Sadeng juga mendapat titipan dua kapal ukuran 30 grosston dari nelayan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo.

“Jadi total kapal ukuran 30 grosston di Sadeng ada empat unit. Kapal ini dioperasikan nelayan gabungan tiga kabupaten yakni Gunung Kidul, Bantul dan Kulon Progo,” kata Suwarna.

Rencananya, kata dia, pada 2013, nelayan di tiga kabupaten ini akan menerima lima unit kapal ukuran 30 grosston yang ditempatkan di Sadeng juga. Untuk nelayan Gunung Kidul sendiri rencananya mendapat bantuan dua unit, Bantul sebanyak dua unit dan Kulon Progo sebanyak satu unit.

“Rencanannya, kapal-kapal besar bantuan dari KKP dititipkan sementara di Sadeng, Gunung Kidul, sampai pelabuhan Tanjung Adikarto yang ada di Kulon Progo beroperasi,” kata dia.

Untuk meningkatan sumber daya manusia (SDM) kapal 30 grosston, kata Suwarna, DKP Gunung Kidul memberikan pelatihan secara intensif kepada nelayan. Hal ini, supaya nelayan mampu menangkap ikan secara maksimal dengan menggunakan kapal ukuran 30 grosston.

“Dengan pelatihan ini, SDM nelayan Gunung Kidul semakin meningkat, sehingga hasil tangkapan juga meningkat. Karena potensi ikan di perairan Samudera Hindia ini sangat banyak dan belum dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Untuk pelatihan ini, kata dia, DKP Gunung Kidul bekersama dengan DKP DI Yogyakarta, Balai Diklat Perikanan Tegal.(Ant)

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *