My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Nelayan Batam Keluhkan Kabut Asap

24 Oktober
17:09 2010

ilustrasi

Batam – Kabut asap tidak hanya dikeluhkan oleh Pemerintah Singapura dan Malaysia saja, tetapi juga dikeluhkan oleh para nelayan di Batam. Mereka mengeluhkan kabut asap yang menyelimuti perairan tempat para nelayan biasa beraktifitas mencari ikan.

“Akibat kabut asap, jarak pandang kami saat melaut mulai berkurang,” papar Udin, nelayan Pulau Ngenang, Kota Batam, Riau Kepulauan, Minggu (24/10) Menurut Udin, jarak pandang saat ini tidak lebih dari 100 – 150 meter saja. Sementara normalnya bisa mencapai 1 – 1,5 km.

Tidak hanya jarak pandang saja yang terganggu, menurut Udin, kabut asap yang bercampur dengan uap air laut, membuat mata para nelayan menjadi pedih “Kabut asap tercampur angin laut yang mengandung garam mengakibatkan mata pedih,” papar Udin.

Udin mengaku gangguan kabut asap telah ia rasakan dalam empat hari terakhir. Kendati demikian namun gangguan kabut asap ini belum berpengaruh pada penghasilannya melaut.(Gen)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS