My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Mola mola di Teluk Menado

24 Mei
01:51 2008
Mola mola di Teluk Menado

Gentry Amalo-Indosmarin.com

Mola mola @ MolasSanur – Habitat Mola mola diyakini ada juga di Teluk Manado. Buktinya, warga Kelurahan Molas tak sengaja menjaring Mola mola ukuran besar. Seperti yang dilaporkan Vanny Loupatty yang dilansir situs Suara Manado On-line, warga Kota Manado gempar dengan ditemukannya Mola mola atau Sunfish oleh Tonny Sasela (50), warga Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado, Selasa (02/09).

Bahkan ikan yang tergolong langka ini juga menarik perhatian Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang. Karenanya, saat mendengar informasi warga, Sarundajang langsung meninjau lokasi bersama rombongan.

Mola-mola temuan warga Molas ini ditemukan secara tak disengaja. Saat menebar jaring di Pantai Molas, Tonny Sasela mengaku kaget melihat hasil tangkapannya yang baru pertama kali dilihatnya. Pasalnya, selama jadi nelayan, baru pertama kali dirinya menjaring ikan yang panjangnya mencapai 2, 2 meter dan lebar badan 70 sentimeter.

Gubernur Sarundajang yang sempatkan diri ke lokasi temuan menyayangkan Mola-mola yang sempat membuat seorang turis wanita menangis saat itu, terlanjur di potong-potong warga. Karenanya, Sarundajang berpesan bila ada temuan ikan aneh atau langka, sebaiknya jangan dulu di potong-potong seperti Mola mola temuan Tonny Sasela itu.

Menariknya, ikan yang hidup di kedalaman 300 meter itu, dianggap istimewa karena bentuk tubuhnya yang unik dan tak lazim seperti ikan lainnya. Sarundajang menambahkan, kedepan perlu dianggarkan pembuatan akuarium berukuran raksasa untuk penampungan spesis ikan yang dianggap aneh dan langka.

Selain itu, Gubernur Sarundajang juga berpesan kepada Lurah Molas, Getroyda Jacob dan Ketua LPM Molas, Boy Kusoy untuk menjaga kelestarian pantai Molas dengan baik, terutama hutan mangrove di pesisir pantai.

Sarundajang juga menanyakan soal pengaruh bagi warga Molas bila musim angin barat tiba. Lurah Getroyda Jacob didamping Ketua LPM Molas, Boy Kusoy mengungkapkan tak ada pengaruh apa-apa. Hutan mangrove di pesisir Molas masih terjaga karena kerjasama Kelurahan dan masyarakat melalui LPM, tandas keduanya.

Boy Kusoy yang juga wartawan menambahkan, LPM selalu saja membantu pemerintah kelurahan untuk upaya penyelamatan hutan mangrove dan kelestarian hutan di keluarahan Molas. (*)

foto by Suara Manado

Tags
Share

1 Komentar

  1. Suwarso
    Suwarso Agustus 07, 17:32

    Ikan ukuran tersebut diduga masih juvenil (anak ikan). Ikan sejenis (species: Mola ramsayi) juga terdampar dan tertangkap gillnet di dalam pelabuhan Luwuk Banggai pada 16 Nopember 2007 oleh pak Karmin Rasahiah (42 th), nelayan asal Luwuk. Penduduk menyebutnya ‘ikan aneh’ karena jarang sekali. Sebelumnya pernah tertangkap beberapa kali

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS