My title page contents

Majalah Diving dan Kelautan Indonesia

Minyak Pertamina Dumai Dicuri Melalui Jalur Laut

02 Desember
21:43 2010
Minyak Pertamina Dumai Dicuri Melalui Jalur Laut

Pertamina

Dumai – Minyak PT Pertamina Wilayah Operasi Kota Dumai, Riau, yang berada di kilang dicuri oleh sekelompok orang melalui jalur laut dengan menggunakan pompong.

Juru bicara PT Pertamina Dumai, Hendra Putra Nasution di Dumai, Kamis (2/12), mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Hendra Putra memaparkan, aksi pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan yang sedang melakukan patroli rutin diperairan disekitar kilang perusahaan milik negara itu.

“Pada saat ketahuan, maling tersebut kemudian kabur dengan menggunakan pompong dan meninggalkan barang bukti minyak mentah yang telah tersalin kedalam belasan dirigen milik mereka,” terang dia.

Setelah temuan itu, kata Hendra, petugas keamanan kemudian bergegas melaporkannya ke pihak managemen perusahaan sebelum kemudian ditindaklanjuti dengan membuat laporan kepihak kepolisian setempat.

Kepala Kepolisian Resor Kota Dumai, AKBP Rudi Abdi Kusenda, pada kesempatan terpisah membenarkan adanya laporan tersebut.

“Barang bukti berupa beberapa derigen berisikan minyak saat ini sudah diamankan. Untuk pelaku, saat ini tengah dilakukan pengejaran,” tutur Kapolres.

Dari informasi yang dirangkum, menyebutkan bahwa aksi pencurian minyak di Pelabuhan Kilang PT Pertamina ini bukanlah yang pertama kalinya.

Sebelumnya, juga sudah pernah terjadi kejadian yang sama dengan modus yang mirip.

Berdasarkan hasil identifikasi pihak kepolisian, sebelum mengencarkan aksinya, pelaku menyusuri laut dan merapat ke dermaga pelabuhan untuk kemudian membocorkan sebuah pipa penyalur minyak. Kemudian minyak yang tercurah kemudian ditampung ke dalam beberapa dirigen.(Ant)

Tags
Share

0 Komentar

Tidak ada Komentar!

Jadilah orang pertama yang memberi komentar.

Beri Komentar

Beri Komentar

Your email address will not be published.
Required fields are marked *

Subscribe via RSS